ilustrasi obat
0 0
Read Time:1 Minute, 30 Second

OBATDIGITAL – Siapa sangka, ternyata bakteri yang terdapat di usus punya manfaat selain untuk melancarkan pencernaan. Sebuah studi di Inggris baru-baru ini menemukan fakta baru terkait khasiat bakteri usus untuk pengobatan kanker hati.

Dilansir dari laman Columbia Missourian (25/11/2021), The University of Missouri School of Medicine (Mu School of Medicine), Amerika Serikat, tengah meneliti peran bakteri usus yang ternyata bisa membantu pasien kanker hati melalui imunoterapi.

Tidak tanggung-tanggung, pihak peneliti mendapatkan dana hibah studi hingga US$ 2,3 juta dari National Institutes of Health Amerika Serikat. Studi dilakukan untuk berkontribusi meningkatkan kelangsungan hidup pasien yang terdiagnosis kanker hati.

Pasalnya, menurut American Cancer Society, pasien kanker hati umumnya hanya memiliki tingkat kelangsungan hidup sekitar 20%, atau sekitar 5 tahun. Karenanya dibutuhkan alternatif pengobatan lain yang dapat meningkatkan angka kesintasan hidup pasien.

Salah satu peneliti yang terlibat dalam studi, Profesor Guangfu Li dari Departemen Bedah dan Departemen Mikrobiologi Molekuler dan Imunologi mengatakan, studi ini menemukan mikroba usus tertentu dapat membantu imunoterapi, dengan cara meningkatkan sistem kekebalan yang bisa mengidentifikasi serta menghancurkan sel tumor.

Cara kerjanya dengan menyempurnakan sel dendritik dan makrofag yang terdapat dalam imun tubuh.

“Kami berharap temuan ini akan memajukan imunoterapi terintegrasi mikrobiota usus dan diterjemahkan ke dalam aplikasi klinis yang pada akhirnya dapat menyelamatkan nyawa manusia,” jelas Li dikutip dari Columbia Missourian (25/11/2021).

Li bersama rekannya sesama peneliti, Profesor Kevin F. Staveley-O’Carroll dari Departemen Bedah melakukan studi yang fokus pada bakteri usus paling banyak ditemukan pada usus, yaitu bacteroides thetaiotaomicron. Bakteri tersebut bertugas membantu sistem kekebalan tubuh untuk mendeteksi keberadaan sel kanker yang terdapat di organ hati.

Peneliti telah mempelajari cara kerja bakteri usus tersebut. Selanjutnya, mereka akan melakukan uji coba pada tikus yang mengidap kanker hati.

“Studi ini akan memberikan wawasan tentang peran mikroba usus dalam sistem kekebalan anti-kanker,” tutup Li.

,

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »