pexels-photo-5482991.jpeg
0 0
Read Time:1 Minute, 27 Second

OBATDIGITAL – Sanofi memenangkan perkara atas gugatan pengguna obat kanker kemoterapi bermerk Taxotere. Perusahaan farmasi yang berbasis di Prancis meraih kemenangan kedua melawan 12.000 tuntutan hukum.

Dalam menghadapi perkara yang diajukan Elizabeth Khan, Sanofi mengaku sudah memperingatkan pengguna obat bahwa obat kanker dapat menyebabkan alopecia, atau rambut rontok permanen. Itu menurut pendapat hakim di pengadilan federal New Orleans, Amerika Serikat akhir pekan lalu.

Menurut laporan Reuters yang dikutip Fierce Pharma (22/11/2021), Sanofi “senang” dengan keputusan juri, kata juru bicara perusahaan melalui email. “Taxotere tetap menjadi pilihan kemoterapi yang penting, dan kami menghargai tekad juri bahwa peringatan yang disertakan dalam label kami untuk Taxotere sudah memadai,” tambahnya.

Sebaliknya, pengacara Khan, Chris Coffin dari Pendley, Baudin & Coffin mengatakan bahwa dia kecewa dengan hasilnya, tetapi dia tetap “yakin bahwa bukti terhadap Sanofi akan menghasilkan vonis positif bagi penggugat di seluruh negeri di masa depan.”

Coffin mengatakan bahwa Kahn berencana untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Kahn menggugat Sanofi kembali pada tahun 2016. Dia mengklaim dia menderita kerontokan rambut permanen setelah menerima Taxotere untuk kanker payudara mulai tahun 2008. Sanofi tahu obat itu dapat menyebabkan kerontokan rambut permanen, daripada kerontokan rambut sementara yang lebih sering dikaitkan dengan obat kemoterapi.

Dia berpendapat bahwa Sanofi gagal menyelidiki risiko kerontokan rambut permanen atau memperingatkan dokter secara memadai. Seandainya Kahn menyadari potensi efek samping, dia akan berbicara dengan dokternya tentang pilihan pengobatan lain.

Hakim Distrik AS Jane Triche Milazzo dari Distrik Timur Louisiana mengawasi kasus ini dan ribuan lainnya. Tuntutan hukum telah diajukan terhadap Sanofi dan pembuat obat lain yang memproduksi dan mendistribusikan Taxotere atau versi generiknya, docetaxel.

Di tempat lain, Sanofi menghadapi tuntutan hukum di New Jersey, California dan Delaware, ditambah Mississippi, di mana jaksa agung telah menggugat perusahaan tersebut atas pemasaran obatnya.

,

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »