Pasienpria COVID-19
0 0
Read Time:1 Minute, 3 Second

OBATDIGITAL – Kementerian Kesehatan Singapura menerapkan aturan baru buat pasien COVID-19 yang tidak divaksinasi secara sukarela. Apabila terinfeksi COVID-19 dan harus dirawat di intensif di rumah sakit, pasien harus bersedia dikenakan tagihan sampai S$25.000 atau sekitar Rp250 juta. Keputusan itu dikeluarkan pada Jumat (12/10/2021).

Tagihan akan bervariasi tergantung pada tingkat keparahan kondisi pasien serta jenis fasilitas di mana perawatan diberikan.

“Umumnya, ukuran tagihan rata-rata untuk pasien COVID-positif yang menerima perawatan di rumah sakit akut yang membutuhkan perawatan ICU dan terapi COVID-19 diperkirakan sekitar S$25.000,” kata Kementerian Kesehatan setempat seperti dilansir Channel News Asia (12/10/2021).

Walaupun demikian, lanjut Kementerian Kesehatan, warganya masih dapat mengakses subsidi Pemerintah reguler dan MediShield Life atau Integrated Shield Plan jika berlaku.

“Subsidi pemerintah yang telah teruji dan cakupan MediShield Life dapat mengurangi tagihan menjadi sekitar S$2.000-S$4.000 untuk warga Singapura yang memenuhi syarat di bangsal bersubsidi,” tambah kementerian tersebut.

Pasien dapat memilih untuk menggunakan saldo MediSave mereka untuk membantu mendanai jumlah yang tersisa ini.

Sejak Februari tahun lalu, pemerintah negeri Singa menanggung pembiayaan perawatan pasien COVID-19. Tagihan untuk pasien positif COVID-19 yang menerima perawatan di fasilitas perawatan COVID-19 diperkirakan sekitar S$4.500 untuk masa inap tujuh hari.

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »