0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

OBATDIGITAL – Pemerintah Malaysia Luncurkan ANMS, Pedoman Endemi COVID-19 Malaysia baru-baru ini meluncurkan Agenda Nasional Malaysia Sihat (ANMS). Pedoman tersebut merupakan persiapan membantu masyarakat menghadapi fase endemi COVID-19. 

Dikutip dari laman The Star, ANMS yang akan berlangsung dari tahun ini hingga 2030 mendatang memiliki visi mengkampanyekan gaya hidup sehat dan kelestarian lingkungan. Agendanya antara lain menyediakan paket kesehatan sesuai yang telah melalui proses penelitian, dan instrumen lain yang bekerja sama dengan berbagai kementerian terkait.

Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob menuturkan, pelaksanaan ANMS akan dibagi menjadi dua periode. Pertama, pada 2021 hingga 2025, kedua pada 2026 hingga 2030. 

Lebih lanjut Ismail Sabri mengatakan, pemerintah telah mengadopsi pendekatan Whole of Nation, bekerja sama dengan mitra strategis, termasuk pihak swasta. ANMS mencakup 10 strategi dan 24 inisiatif yang mempromosikan gaya hidup sehat, peningkatan pelayanan kesehatan, manajemen kesehatan diri, serta mempromosikan lingkungan bersih. 

Ismail Sabri berharap, melalui ANMS, keluarga-keluarga di Malaysia dapat konsisten menjalankan prosedur operasional standar yang telah ditetapkan, mengikuti norma-norma baru protokol kesehatan, dan menjaga kesehatan. 

“Keluarga Malaysia harus memiliki budaya hidup sehat yang ditanamkan dalam kehidupan mereka dengan melakukan aktivitas fisik, makan sehat dan menjaga kesehatan mental mereka untuk memperkuat kekebalan dalam memerangi penyakit,” ujar Ismail Sobri dilansir dari TheStar.com.my, (12/11/2021).

Selain ANMS, terobosan lainnya yang dilakukan oleh pemerintah Malaysia yaitu peningkatan literasi kesehatan dan kesadaran masyarakat. Ismail sabri mengatakan, pemerintah telah merumuskan Kebijakan Literasi Kesehatan Nasional yang akan diterapkan secara intensif di berbagai platform dan instansi. 

Hal ini dilakukan agar masyarakat Malaysia dapat memperoleh informasi terbaru seputar gaya hidup sehat, penerapan kontrol kesehatan, dan skema pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau golongan B40. Selain membudayakan hidup sehat, harapannya, dapat mengurangi risiko terkena penyakit, menekan biaya pengobatan, dan menjalani kualitas hidup yang jauh lebih baik. 

“Hal ini memungkinkan kita untuk mengidentifikasi risiko kesehatan lebih awal dan melakukan intervensi kesehatan baik di Wellness Hub (Hub Sejahtera), klinik kesehatan atau rumah sakit, sesuai dengan status kesehatannya,” tutup Ismail Sabri. 

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »