kantor Johnson & Johnson
0 0
Read Time:2 Minute, 0 Second

OBATDIGITAL – Janssen Research & Development, salah satu anak perusahaan dari Janssen Pharmaceutical Johnson & Johnson, berambisi melakukan tindak pencegahan, intersepsi dan juga penyembuhan 3 kelompok penyakit. Mereka meyakini, ada langkah yang bisa ditempuh untuk mencegah penyakit secara masif dan sistematis.

Melalui World Without Disease Accelerator (WWDA), Janssen Research & Development bekerja sama dengan sekelompok peneliti dipimpin oleh Kepala WWDA, Murray McKinnon, Ph.D. Mereka fokus pada pemahaman cara pencegahan penyakit dan potensi kesehatan digital di masa depan. 

Dikutip dari laman Med City News, tiga bidang penyakit yang menjadi fokus WWDA di antaranya kanker paru-paru, diabetes tipe 1, dan penyakit alergi pada anak. Ketiga penyakit ini dipilih karena adanya kebutuhan medis paling tinggi, serta solusi intersepsi yang paling potensial. 

Penyakit-penyakit tersebut dapat diintersepsi dengan bantuan para ahli lintas keilmuan, seperti imunosains, mikrobioma, ilmu perilaku, serta adanya peralatan yang memadai untuk dapat meneliti lebih lanjut. 

McKinnon mengatakan, mereka telah memilih penelitian target dan molekul untuk intervensi. Dengan memanfaatkan keilmuan Johnson & Johnson di bidang farmasi, perangkat medis, dan kesehatan konsumen, Ia optimis dapat menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih baik dengan inovasi terbaru yang bersifat preventif.

“Apa yang kami coba lakukan adalah memiliki pemahaman penyakit yang mendalam sehingga kami dapat mencapai target dan mekanisme baru yang potensial yang mendukung akar penyebab penyakit,” ujar McKinnon dilansir dari Med City News, (8/11/2021).

McKinnon menjelaskan, Ia dan timnya saat ini tengah memanfaatkan penelitian neurobiologi perilaku melalui pengembangan aplikasi telepon pintar untuk studi klinis di Cina. Pasalnya, ada lebih dari 300 juta orang perokok di Cina. Penelitian yang dilakukan tim WWDA dapat membantu perokok untuk berhenti merokok, serta mencegah berkembangnya kanker paru-paru.

Sementara itu, di Finlandia, WWDA juga sedang melakukan eksplorasi pemicu genetik diabetes dengan bantuan analisis genom. Finlandia sebagai salah satu negara dengan penderita diabetes tipe 1 tertinggi di dunia, perlu intersepsi lebih lanjut sebagai sebuah solusi pencegahan. WWDA bersama pihak lainnya sedang menggali wawasan intervensi medis penyakit serta terapi baru yang bisa diterapkan. 

Lebih lanjut McKinnon mengatakan, pihaknya tengah mengembangkan paradigma pengobatan baru dengan ilmu pengetahuan terkini, di antaranya dengan menggunakan sensor, data biomarker, dan perangkat digital lain, untuk dapat mencegah berkembangnya penyakit. Tindakan preventif dianggap dapat lebih efektif mengatasi penyakit dibandingkan dengan tindakan kuratif. 

“Karya WWDA menghadirkan pendekatan baru untuk persimpangan pengembangan obat dan kesehatan digital, bekerja melintasi batas dan batas untuk memastikan bahwa paradigma pengobatan mencerminkan seberapa dalam kesehatan manusia terhubung,” tutup McKinnon. 

About Post Author

obatdigital

Obat Digital adalah startup yang menampilkan beberapa informasi seputar industri farmasi berikut bisnisnya, baik obat-obatan, herbal, vaksin, alat kesehatan. Situs web ini didirikan agar pengunjung lebih melek soal perkembangan dunia medis dan pemanfaatannya.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By obatdigital

Obat Digital adalah startup yang menampilkan beberapa informasi seputar industri farmasi berikut bisnisnya, baik obat-obatan, herbal, vaksin, alat kesehatan. Situs web ini didirikan agar pengunjung lebih melek soal perkembangan dunia medis dan pemanfaatannya.

Translate »