0 0
Read Time:1 Minute, 25 Second

OBATDIGITAL – Sebuah studi terbaru di Brazil, Amerika Selatan, menemukan fakta mengejutkan. Ternyata, suhu lingkungan bisa memperburuk kondisi ginjal.

Studi yang dilakukan oleh sejumlah peneliti dari Monash University, Australia tersebut meneliti 202.000 kasus penyakit ginjal dari tahun 2000-2015 di rumah sakit yang terdapat di 1816 kota di Brazil. Hasilnya, 7,4% pasien rawat inap yang menderita penyakit ginjal mendapat pengaruh dari peningkatan suhu lingkungan.

Penelitian yang dipimpin oleh Profesor Yuming Guo dan Dr Shanshan Li dari Planetary Health di Monash University Australia, menemukan bahwa penyakit ginjal tergolong masalah kesehatan yang cukup serius.

Di tahun 2017, mengutip artikel di jurnal The Lancet Regional Health – Americas, ada sebanyak 2,6 juta kasus kematian akibat gangguan fungsi ginjal. Jumlah tersebut meningkat 26,6% karena adanya perubahan iklim.

Dari sebanyak 2.726.886 kasus rawat inap pasien dengan penyakit ginjal, Profesor Guo menyebutkan setiap kenaikan suhu rata-rata harian sebesar 1 derajat Celcius, berbanding lurus dengan 1% peningkatan penyakit ginjal.

Pasien yang paling terkena dampak antara lain kelompok wanita, balita di bawah usia 4 tahun, serta lansia usia 80 tahun.

Suhu ekstrem di Brazil ditengarai menjadi salah satu faktor penyebab peningkatan risiko penyakit ginjal tersebut. Terutama ketika terjadi paparan suhu ekstrem yang konsisten selama 1-2 hari.

Peneliti menyebutkan, hasil studi tersebut menjadi bukti kuat untuk mencegah rawat inap karena adanya suhu ekstrem, dan upaya untuk mitigasi perubahan iklim.

Pemanasan global yang sedang terjadi perlu disikapi dengan strategi, agar tidak ada pasien yang dirawat inap akibat heatstroke atau serangan cuaca panas.

“Selain itu, perhatian harus diberikan pada negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah seperti Brasil, di mana sistem peringatan panas yang andal dan tindakan pencegahan masih diperlukan,” ujar Guo dikutip dari Hindustan Times, (2/11/2021).

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »