0 0
Read Time:1 Minute, 5 Second

OBATDIGITAL – AbbVie, perusahaan biofarmasi asal Illinois, Amerika Serikat, tengah mempersiapkan pendatang baru obat blockbuster untuk meningkatkan penjualan. Adalimumab atau Humira, digadang-gadang mampu mendongkrak laba perusahaan tersebut.

AbbVie kini tengah fokus untuk meningkatkan penjualan dua obat blockbuster keluaran tahun 2019 lalu, yakni Skyrizi (obat psoriasis) dan Rinvoq (obat rheumatoid arthritis).

Humira, salah satu obat antibodi monoklonal untuk pengobatan antirematik diperkirakan akan jadi salah satu obat dengan penjualan terbesar di dunia pada 2023 mendatang.

Chief Executive AbbVie, Richard Gonzalez, mengatakan pihak perusahaan masih berharap Skyrizi dan Rinvoq dapat menyumbang keuntungan yang signifikan dalam jangka panjang.

Apa yang pada dasarnya kami coba capai dengan perusahaan adalah membangun satu set aset yang pada akhirnya dapat menggantikan Humira secara signifikan di pasar dan menjadi lebih unggul dari Humira,” ujar Gonzalez dikutip dari laman reuters.com (29/10/2021).

Diberitakan, penjualan obat Rinvoq meningkat dua kali lipat pada kuartal akhir September, mencapai angka US$ 453 juta.

Sedangkan untuk penjualan Skyrizi mengalami peningkatan hingga US$ 796 juta, atau naik sebesar 83,3%. Penjualan kedua obat AbbVie tersebut mengalahkan prediksi refinitif The Institutional Brokers’ Estimate System (IBES) Amerika Serikat.

Tahun 2021 ini AbbVie setidaknya telah mengantongi pendapatan US$ 14,34 miliar, naik sebesar 11,2% dari tahun sebelumnya. Saham perusahaan juga mengalami peningkatan sebesar 3,4% menjadi US$ 113,39 pada perdagangan akhir pekan.

,

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »