Vaksinasi pada remaja
0 0
Read Time:58 Second

OBATDIGITAL – Selama ini hampir semua vaksin diberikan dalam bentuk injeksi. Dari mulai vaksin TBC, flu, hingga vaksin COVID-19. Sejauh ini baru vaksin polio yang diberikan dalam bentuk tetes.

Namun kini para ilmuwan tengah mengembangkan vaksin yang tak perlu disuntik. Vaksin generasi baru nanti akan berbentuk plester yang cukup ditempelkan di kulit. Teknik ini dapat membantu menyelamatkan air mata anak-anak di kantor dokter, dan membantu orang yang memiliki fobia jarum suntik.

Selain itu, patch kulit dapat membantu upaya distribusi, karena tidak memiliki persyaratan rantai dingin—dan bahkan dapat meningkatkan kemanjuran vaksin.

Ujicoba kini tengah dilakukan pada tikus yang telah dipublikasi dalam Jurnal Science Advances, yang menunjukkan hasil yang menjanjikan. Tikus disuntik baik melalui patch selama dua menit

Dalam studi itu, seperti dilansir MedicalXpress (29/10/2021), tim Australia-Amerika Serikat menggunakan plester berukuran satu sentimeter persegi yang dihiasi lebih dari 5.000 paku mikroskopis, “sangat kecil sehingga Anda tidak dapat benar-benar melihatnya,” David Muller, seorang ahli virologi di University of Queensland dan rekan penulis makalah tersebut.

Plester itu dilapisi dengan vaksin eksperimental, dan tambalan diklik dengan aplikator yang menyerupai keping hoki. “Sepertinya Anda mendapatkan jentikan yang bagus di kulit,” kata Muller.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Translate »