Obat baru penyakit langka tiroid mata
0 0
Read Time:1 Minute, 58 Second

OBATDIGITAL – Para ilmuwan University of Birmingham, Amerika Serikat telah mendapatkan penghargaan dana £ 1 juta dari Blood Cancer Inggris karena membantu menemukan cara untuk membasmi kanker. Mereka berhasil menggabungkan tiga obat yang sudah beredar untuk membunuh penyakit yang paling agrestif penyebarannya. Temuannya dipublikasikan dalam British Journal of Cancer.

Yaitu, seperti dilansir Medical Xpress (26/10/2021), mereka menggunakan kombinasi anti-epilepsi yang umum digunakan, steroid kontrasepsi dan agen penurun kolesterol. Obat tersebut digabungkan menjadi satu obat bernama Danazol. Obat itu diklaim efektif dan tidak beracun untuk berbagai kanker darah agresif, seperti leukemia myeloid akut (AML)—kanker darah yang bahkan lebih agresif. Prospek umum untuk AML buruk, tetapi ketika AML muncul dari MDS (sindrom myelodysplastic).

Jika tidak diobati, AML membunuh pasien dengan cepat dengan melumpuhkan produksi sel darah normal. AML paling sering terjadi pada orang lanjut usia—banyak di antaranya tidak dapat mentolerir pengobatan ‘tradisional’ dari kemoterapi intensif karena usia dan kelemahan mereka.

Para ilmuwan di University of Birmingham telah menemukan bahwa mencampur bezafibrate (BEZ—penurun kolesterol) dengan medroxyprogesterone acetate (MPA—steroid kontrasepsi) meredakan berbagai kanker darah termasuk AML, leukemia limfositik kronis (CLL) dan limfoma non-Hodgkins.

Sekarang uji klinis menunjukkan bahwa menambahkan asam valproat ke kombinasi dosis rendah dari dua obat lainnya menawarkan peningkatan pembunuhan sel AML — memberikan dosis rendah kombinasi tiga obat (VBaP) dampak penghilang kanker yang mirip dengan dosis tinggi BEZ dan KKL (BaP).

Salah satu peneliti, Profesor Chris Bunce, mengatakan bahwa menggunakan obat yang ada untuk mengobati kondisi di luar indikasi yang disetujui adalah pendekatan yang terbukti untuk menghasilkan terapi toksisitas rendah yang efektif. Ia percaya bahwa merawat pasien lebih awal dengan terapi toksisitas rendah adalah strategi klinis paling efektif untuk meningkatkan hasil pasien.

“Uji klinis sebelumnya telah menunjukkan bahwa BaP dosis rendah yang diberikan kepada pasien yang tidak dapat menjalani kemoterapi tidak menghasilkan efek samping toksik dan membantu pasien untuk meningkatkan produksi sel darah mereka,” ujar Bunce.

Ini lebih baik daripada kemoterapi yang menggunakan radiasi lebih tinggi yang tidak dapat ditolerasni oleh beberapa pasien kanker.

Sementara itu, Farhat Khanim menjelaskan bahwa tantangan utama dalam uji coba BaP sebelumnya adalah fokus pada pasien lanjut usia yang tidak dapat menjalani terapi yang lebih intensif.

“Bagi banyak dari pasien ini hanya ada sedikit pilihan pengobatan selain transfusi reguler untuk memerangi defisit yang mengancam jiwa dalam sel darah merah dan trombosit dan kontrol antibiotik dari infeksi yang mengancam jiwa yang sering terjadi,” kata Khanim.

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »