0 0
Read Time:1 Minute, 50 Second

OBATDIGITAL – Ibu hamil dan menyusui perlu waspada akan bahaya kandungan BPA (Bisphenol A) pada kemasan plastik atau produk berbahan dasar plastik lainnya yang biasa dipakai. BPA tidak hanya membahayakan ibu, tetapi juga bayi dan anak yang terpapar kandungan tersebut.

Ketua Umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) dan Koordinator Presidium Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak (GKIA), Nia Umar, menjelaskan bahwa produk-produk yang mengandung BPA dapat mengganggu penyerapan nutrisi anak. Selain itu juga bisa berbahaya bagi lingkungan termasuk bagi kesehatan ibu hamil.

“Bahaya BPA ini berdampak bagi tubuh ibu hamil dan menyusui. Bagi yang menyusui, risiko yang ditimbulkan adalah ASI yang diminum bayi akan mengandung BPA sehingga bisa jadi si bayi ini tidak mau lagi menyusui melalui payudara ibu mereka,” jelas Nia Umar (17/10/2021).

Lebih lanjut Nia mengatakan, penggunaan BPA dapat berbahaya bagi bayi yang menyusui, karena dosis BPA yang tertelan bisa meningkat hingga dua kali lipat. Hal ini akan mengganggu tumbuh kembang bayi dalam jangka panjang. BPA juga dapat menganggu kerja hormon dalam tubuh, seperti hormon endokrin dan estrogen.

Berdasarkan Laporan program Toksikologi Nasional Amerika Serikat di tahun 2008, BPA dapat berisiko merusak otak dan perilaku, serta mengganggu kerja kelenjar prostat pada janin.

Karenanya, Nia meminta masyarakat untuk lebih waspada dan sadar menggunakan produk bebas BPA. Agar kandungan BPA jangan sampai masuk ke tubuh anak dan mengganggu pertumbuhannya.

“Pada ibu hamil, BPA ini akan mudah masuk ke dalam rantai makanan dan dapat ditemukan dalam urin, darah, tali pusat, dan ASI. Karenanya, janin dan bayi dapat terpapar BPA bahkan pada mereka yang tidak mengonsumsi botol yang terkontaminasi sekalipun,” imbuh Nia.

Selain dalam kemasan plastik, BPA juga bisa terkandung di kemasan kaleng dan galon air minum. Kandungan BPA dalam galon air minum harus lebih diperhatikan karena rentan masuk ke dalam air yang dikonsumsi tubuh.

“Galon ini harus kita perhatikan. Di mobil galon ini akan terpapar panas matahari dan belum lagi ketika sampai di supermarket atau minimarket juga akan terjemur panas matahari. Kejadian ini dapat membuat BPA larut dan masuk ke dalam air minum,” tutup Nia.

Pastikan produk-produk yang digunakan oleh ibu hamil dan menyusui merupakan produk bebas BPA, atau biasanya berlabel BPA free. Perhatikan juga mainan serta barang-barang si kecil agar jangan sampai mengandung BPA.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »