0 0
Read Time:2 Minute, 22 Second

OBATDIGITAL – Tahukah Anda, bawang putih ternyata memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Tidak hanya sebagai bumbu dapur, bawang putih juga dapat menyehatkan tubuh serta mencegah berbagai penyakit.

Satu siung bawang putih memiliki kandungan gizi 14 kalori, 0,57 gram protein, serta berbagai vitamin dan mineral, di antaranya vitamin C, selenium, mangan, dan zat besi. Meski begitu, konsumsi bawang putih juga tidak boleh sembarangan.

Pakar Nutrisi Universitas Georgia Amerika Serikat, Tracey Brigman, menjelaskan cara mengonsumsi bawang putih yang baik bagi kesehatan. Jangan menambahkan terlalu banyak bawang putih dalam makanan yang akan dikonsumsi.

Satu hingga dua siung bawang putih sudah cukup untuk dikonsumsi setiap hari. Lebih dari itu, dapat menyebabkan gangguan sistem pencernaan seperti sakit perut, diare, kembung, hingga bau mulut.

“Jika Anda memilih untuk menambahkan dua siung bawang putih sehari ke dalam diet Anda, Anda mungkin juga ingin menambahkan peterseli segar, mint, atau apel mentah ke dalam diet Anda untuk membantu mencegah bau mulut yang terkait dengan konsumsi bawang putih,” jelas Brigman dilansir dari situs Insider, (16/10/2021).

Manfaat bawang putih yang paling utama yakni untuk meningkatkan kekebalan. Ini khususnya menjadi sorotan ketika pandemi COVID-19. Bawang putih mengandung senyawa allicin yang dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh.

Berdasarkan penelitian di tahun 2015, bawang putih dapat memperkuat sistem imun dengan merangsang pertumbuhan sel yang berperan dalam kekebalan tubuh, seperti makrofag dan limfosit.

Bawang putih juga mengandung antibiotik alami dan memiliki sifat antimikroba yang dapat mencegah pilek dan flu, serta mematikan virus dan pertumbuhan bakteri. Manfaat bawang putih berikutnya menurut Brigman, dapat membantu mengurangi risiko kanker.

Senyawa fitokimia yang terkandung dalam bawang putih memiliki efek antikarsinogenik, imbasnya dapat menurunkan risiko kanker perut dan kolorektal.

“Bawang putih juga merupakan sumber fitokimia yang baik, yang membantu memberikan perlindungan dari kerusakan sel, menurunkan risiko kanker tertentu,” imbuh Brigman.

Selain itu, bawang putih juga bermanfaat meningkatkan kesehatan jantung. Hal ini dibuktikan dalam sebuah penelitian tahun 2019, bahwa mengonsumsi dua kapsul ekstrak bawang putih setiap harinya selama dua bulan dapat menurunkan tekanan darah serta mengurangi kekakuan arteri bagi pengidap hipertensi.

Ada juga sebuah studi tahun 2013 yang menyebutkan bawang putih dapat mengurangi lipid dalam darah, sehingga menurunkan kolesterol dan menekan risiko terbentuknya plak di sistem kardiovaskular.

Terakhir, manfaat bawang putih ternyata bisa menambah daya tahan tubuh khususnya untuk berolahraga. Hal ini disebabkan karena bawang putih melepaskan senyawa oksida nitrat, yang melemaskan pembuluh darah serta membantu menurunkan tekanan darah. Senyawa ini biasanya dilepaskan saat sedang olahraga seperti berlari.

Bawang putih mentah menurut Brigman lebih berkhasiat ketimbang ekstraknya. Kandungan allicin dalam bawang putih memberi banyak manfaat bagi kesehatan khususnya setelah dihancurkan, dicincang atau dikunyah. Kadar allicin dalam satu siung bawang putih dapat mencapai jumlah maksimal 10 menit setelah dipotong-potong.

Khasiatnya akan sirna jika diolah di suhu lebih dari 60 derajat Celcius. “Jika Anda ingin menambahkan bawang putih ke makanan panas, tambahkan saat makanan Anda hampir selesai dimasak untuk membatasi penghancuran allicin,” tutup Brigman.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »