Vaksinasi pada remaja
0 0
Read Time:2 Minute, 35 Second

OBATDIGITAL – Sejak awal ihwal vaksin dan vaksinasi membingungkan publik. Namun tidak bagi yang paham ilmu virus dan ilmu imunologi. Tidak perlu harus ahli virus, virolog, atau harus ahli imunologi, cukup menguasai basik elementer kedua ilmu tersebut saja. 

Cukup dengan menguasai sifat tabiat virus, dan bagaimana konsep dasar sistem kekebalan tubuh. Bagi yang bisa memahami kedua ilmu tersebut, bisa menalar ihwal vaksin dan vaksinasi, mana yang masuk akal medik, dan mana yang tidak.

Ihwal statement otoritas Departemen Kesehatan dalam teks di bawah ini, tergolong membingungkan publik, dan bagi yang paham, ini mengherankan kok bisa terjadi.

Bahwa booster itu berarti vaksinasi ulangan untuk memperkuat kekebalan yang sudah dibentuk oleh vaksinasi lengkap sebelumnya. Untuk vaksinasi lengkap, ada yang cukup satu kali vaksinasi, ada yang perlu 2 kali vaksinasi. Sesungguhnya, secara keilmuan, dari protokol uji vaksin sudah bisa dirancang untuk menciptakan vaksin yang tidak perlu lebih dari satu kali, kalau nyatanya memungkinkan diciptakan vaksin cukup sekali suntikan.

Kesalahan sudah terlanjur dilakukan, yaitu booster dengan vaksin platform yang berbeda bagi kalangan nakes. Vaksinasi lengkapnya sudah diberikan Sinovac, boosternya diberikan vaksin platform lain, lalu sekarang dikoreksi sendiri oleh statement pihak ototiras sebagaimana terbaca di bawah. Bahwa seharusnya booster nakes atau siapapun, harus dengan vaksin Sinovac lagi, kalau awalnya sudah memilih Sinovac, bukan vaksin lain.

Lain dari itu, waktu di awal-awal vaksinasi, banyak yang bertanya vaksin apa yang ideal untuk dipilih? Secara keilmuan virus maupun sistem kekebalan, idealnya memilih vaksin yang dibuat dari virus utuh, bukan dari penggalan virus atau rekayasanya. 

Kekebalan yang dibuat oleh vaksin virus utuh bersifat kebal terhadap seluruh sosok virus, berbeda kekebalan dari vaksin penggalan virus atau materi rekayasanya. Kalau penggalan virus yang dipakai material vaksin berubah, misal terbentuk varian baru akibat mutasi virus, misalnya. Secara nalar jelas bedanya. Itu pula alasan kenapa booster, akan memberikan kekebalan berbeda pada nakes yang diberikan vaksin yang tidak sama dengan vaksin awalnya.

Hal lain, sebetulnya apakah booster diperlukan?Secara keilmuan sistem kekebalan, vaksinasi pertama saja sudah menghasilkan memory cell. Sel memori ini yang memegang peran penting untuk memproduksi antibodi bila tubuh dimasuki virus yang sama lagi. 

Selama vaksinasi berhasil membentuk sel memori, selamanya tubuh akan merespons antibodi setiap dimasuki virus yang sama, karena sel memori bertahan puluhan tahun dalam sistem kekebalan tubuh, tanpa perlu vaksinasi ulangan. Yang harus dipastikan apakah vaksinasi berhasil membentuk sel memori? Lihat Gambar: bagaimana reaksi sistem kekebalan membentuk sel memori dan antibodi setelah divaksinasi.

Bukti vaksinasi berhasil membentuk sel memori, apabila tubuh dimasuki virus yang sama, antibodi akan langsung diproduksi, bukti sel memori masih mengingat virus sebagai musuh tubuh. Masuknya virus ke dalam tubuh bisa dari vaksinasi ulangan (yang sebetulnya tidak diperlukan), atau bila tubuh terserang virus.

Publik bingung karena memang tidak memahami baik sifat tabiat virus maupun sistem kekebalan tubuh melawan virus, maupun merespons vaksin.

Hanya kalangan yang memahami virus dan sistem kekebalan tubuh, yang bisa menjadi heran atas kebijakan yang diambil otoritas, lalu bisa menilai dan mengerti kalau di luar yang tidak nalar keilmuan medik itu, kemungkinan ada pertimbangan politis, selain besar kemungkinan pertimbangan lain yang bukan ilmiah.

*dr Hendrawal Nadesul, penulis buku

Tulisan ini ditunjang oleh hasil berkonsultasi dengan sejawat Dr Sidi Aritjahja.

About Post Author

obatdigital

Obat Digital adalah startup yang menampilkan beberapa informasi seputar industri farmasi berikut bisnisnya, baik obat-obatan, herbal, vaksin, alat kesehatan. Situs web ini didirikan agar pengunjung lebih melek soal perkembangan dunia medis dan pemanfaatannya.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By obatdigital

Obat Digital adalah startup yang menampilkan beberapa informasi seputar industri farmasi berikut bisnisnya, baik obat-obatan, herbal, vaksin, alat kesehatan. Situs web ini didirikan agar pengunjung lebih melek soal perkembangan dunia medis dan pemanfaatannya.

Translate »