Penelitian farmasi
0 0
Read Time:2 Minute, 44 Second

OBATDIGITAL – Para peneliti di KU Leuven Rega Institute, Belgia, dan CD3 (Center for Drug Design and Discovery), telah mengembangkan obat penghambat ultrapoten virus dengue, yang menyebabkan penyakit demam bedarah dengue. Tim yang bekerja sama erat dengan Janssen Pharmaceutica, Belanda, berhasil membuat molekul antivirus yang sangat efektif melawan semua varian demam berdarah yang diketahui dan dapat digunakan untuk tujuan terapeutik dan pencegahan. Studinya telah diterbitkan dalam Jurnal Nature dan dikutip Scitech Daily (5/10/2021).

Tidak ada obat antivirus yang tersedia saat ini untuk mencegah atau mengobati demam berdarah. Hal ini dapat berubah berkat penemuan terobosan tim yang dipimpin oleh Johan Neyts (Rega Institute di KU Leuven) dan Patrick Chaltin (CD3/CISTIM Leuven vzw), yang dijalankan dalam kemitraan dengan tim yang dipimpin oleh Marnix van Loock (Janssen Pharmaceutica, NV).

“Bersama dengan kelompok peneliti Profesor Ralf Bartenschlager dari Universitas Heidelberg, kami menunjukkan bahwa inhibitor kami mencegah interaksi antara dua protein virus yang merupakan bagian dari semacam mesin fotokopi untuk materi genetik virus. Jika interaksi ini diblokir, virus tidak dapat lagi menyalin materi genetiknya. Akibatnya, tidak ada partikel virus baru yang dihasilkan,” kata Profesor Johan Neyts dari Rega Institute di KU Leuven

Para periset menguji inhibitor pada tikus juga: “Bahkan dosis rendah obat yang diberikan melalui rute oral terbukti sangat efektif. Terlebih lagi, pengobatan masih efektif ketika infeksi sudah mencapai puncaknya. Dalam kasus ini , jumlah partikel virus dalam darah turun drastis dalam waktu 24 jam setelah dimulainya pengobatan. Ini menunjukkan betapa ampuhnya obat antivirus itu,” timpal Suzanne Kaptein (Rega Institute di KU Leuven).

Penelitian pada tikus menunjukkan bahwa inhibitor juga dapat digunakan untuk tujuan pencegahan. Temuan ini menimbulkan optimisme, karena vaksin demam berdarah yang ada hanya menawarkan perlindungan parsial.

Johan Neyts menjelaskan obat demam berdarah yang manjur dan aman yang dapat dengan mudah dikonsumsi dalam bentuk tablet dapat memberikan perlindungan yang efektif kepada siapa pun untuk jangka waktu tertentu.

“Pikirkan tentang orang yang tinggal di daerah dengan wabah demam berdarah yang sedang berlangsung, misalnya: mereka dapat minum obat demam berdarah selama beberapa hari atau minggu. Tablet juga bisa melindungi pelancong atau pekerja LSM selama mereka tinggal di daerah berisiko tinggi,” tutur Neyts.

Obat antivirus tersebut akan dikembangkan dalam formulasi yang mudah diberikan yang dapat dioptimalkan untuk pengobatan dan pencegahan penyakit di daerah tropis dan subtropis endemik dengue.

Ada empat jenis virus dengue, dan molekulnya harus sama efektifnya melawan keempatnya, tambah Patrick Chaltin dari Center for Drug Design and Discovery. “Tidak mudah untuk mencapai tujuan itu: proses pengoptimalan melibatkan sekitar 2000 langkah. Kolaborasi intensif selama bertahun-tahun kini telah menghasilkan penghambat demam berdarah ultra-kuat yang dengan bangga kami persembahkan.”

Kabar itu tentu saja menggembirakan. Ini karena setiap tahun, demam berdarah menginfeksi hingga 400 juta orang, membuat sakit hingga 100 juta, dan membunuh ribuan orang. Gejala penyakit ini termasuk demam tinggi dan nyeri otot dan sendi yang parah. Beberapa pasien juga menderita perdarahan subkutan atau kebocoran kapiler.

Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk, yang ditemukan di hampir semua (sub) daerah tropis, tetapi terutama di Amerika Latin dan Asia. Frekuensi wabah terus meningkat, dan virus ini diperkirakan akan berdampak pada miliaran lebih dalam beberapa dekade mendatang karena virus menyebar ke wilayah lain karena perubahan iklim dan tren global lainnya.

Pada tahun 2019, Organisasi Kesehatan Dunia sudah memasukkan demam berdarah ke dalam daftar sepuluh ancaman terhadap kesehatan global.

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »