lansia
0 0
Read Time:2 Minute, 42 Second

OBATDIGITAL – Lansia berusia 60 tahun ke atas berisiko terkena berbagai macam penyakit. Tidak jarang, penyakit tersebut disebabkan oleh kebiasaan hidup yang kurang sehat. Lalu, apa yang harus dilakukan agar tetap sehat berstamina saat lanjut usia?

Ahli Kesehatan dan Kecantikan, Jane Mann, mengatakan salah satu yang dapat membantu menjaga kesehatan lansia yaitu mengonsumsi vitamin A. Konsumsi vitamin A setiap hari tidak hanya membantu meningkatkan kesehatan mata, tetapi juga kulit dan tubuh secara keseluruhan. 

“Untuk wanita di usia 60-an – mereka menghadapi hampir lima dekade kerusakan eksternal serta kerusakan internal. Satu-satunya obat ajaib adalah vitamin A. Vitamin A melindungi kulit Anda dari kerusakan akibat sinar matahari, kanker kulit, serta keriput,” jelas Mann dikutip dari situs Eat This, Not That (2/10/2021).

Selain mengonsumsi vitamin A, kunci dari tubuh yang sehat setelah memasuki usia lanjut adalah rutin berolahraga. Pelatih Kebugaran, Jess Rose McDowell, berbagi tips olahraga yang tepat untuk lansia. Setidaknya, lansia harus melakukan olahraga kardio sebanyak 5 hari seminggu, dengan durasi sekitar 30-60 menit per hari, atau total 150-250 menit seminggu. Direkomendasikan juga latihan kekuatan otot tiga kali seminggu, selama 30 hingga 45 menit. 

“Olahraga mencegah cedera jangka panjang atau kondisi kesehatan yang secara otomatis membuat Anda menua karena harus melalui proses penyembuhan, membangun kekuatan punggung, dan terapi fisik. Kesehatan mental dan fisik Anda meningkat dengan olahraga dan aktivitas teratur melalui serotonin dilepaskan ke otak. Seiring bertambahnya usia, kita kehilangan massa otot. Menerapkan latihan kekuatan ke dalam rutinitas rutin Anda akan melindungi Anda dari patah tulang, robekan ligamen, dan masalah sendi. Menerapkan kardio ke dalam rutinitas rutin Anda mempertahankan output kardiovaskular, kadar kolesterol, dan tekanan darah,” papar McDowell. 

Sementara itu, tips berikutnya yang juga tidak kalah penting dilakukan secara rutin oleh lansia yakni tetap terhubung dengan orang-orang di sekitar. Perbanyak interaksi sosial untuk mengurangi stres dan menambah kegembiraan. Selain penting untuk kesehatan mental, bersosialisasi juga dapat mencegah berbagai penyakit seperti kepikunan hingga menurunnya fungsi otak yang dapat memicu Alzheimer. 

Pendiri dan CEO ModiHealth, Dr. Rachel Dew, menegaskan interaksi sosial dapat membuat seseorang terstimulasi secara intelektual dan kognitif. Antara lain dapat dilakukan dengan menjalankan hobi, berinteraksi dengan keluarga dan teman, dan aktivitas sosial lainnya. 

“Mempertahankan kehidupan sosial dapat membantu dengan makan lebih sehat dan tetap aktif, yang bermanfaat bagi kesehatan kita secara keseluruhan. Rasa kebersamaan sangat penting untuk kesejahteraan kita baik melalui panggilan telepon, media sosial, email, atau kencan kopi, tetap berhubungan membuat kita tetap terhubung secara mental,” kata Dew. 

Selanjutnya, gunakanlah sunscreen atau tabir surya yang dapat melindungi kulit. Ini penting dilakukan, tidak hanya mencegah penyakit kulit, tetapi juga melindungi tubuh dari radikal bebas yang dapat memicu berbagai penyakit lain. 

Terakhir, stop merokok. Salah seorang dokter dari Mayo Clinic Amerika Serikat, J. Taylor Hayes, MD., rokok jadi salah satu penyumbang kerutan terbesar serta berbagai penyakit lainnya. Selain tubuh yang sehat, dia juga menyarankan lansia tetap menjaga kesehatan kulit dari efek penuaan. 

“Semakin banyak rokok yang Anda hisap dan semakin lama Anda merokok, semakin besar kemungkinan Anda mengembangkan kerutan dan perubahan terkait usia lainnya pada wajah Anda. Faktor utama lain yang dapat Anda kendalikan yang menyebabkan kerusakan kulit adalah paparan sinar matahari. paparan sinar matahari yang tidak terlindungi dan merokok dapat menyebabkan kerutan yang lebih signifikan,” tutup Hayes. 

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »