0 0
Read Time:1 Minute, 24 Second
Merokok Rentan terinfeksi COVID
COVID

OBATDIGITAL – Perusahaan farmasi asal New Jersey, Amerika Serikat, Merck, tengah bersemangat usai memperoleh hasil positif dalam uji klinis salah satu obat buatannya, Molnupiravir. Obat tersebut diklaim mampu mengobati virus COVID-19.

Dalam uji coba klinis terbaru, Molnupiravir terbukti secara signifikan dapat mengurangi risiko opname atau kematian pada pasien COVID-19 berisiko tinggi. Dengan zatatan, diberikan sejak awal pasien tersebut terpapar virus. Hal tersebut diungkapkan pihak perusahaan dan mitranya Ridgeback Biotherapeutics.

“Pada analisis sementara, 7,3% pasien yang menerima molnupiravir dirawat di rumah sakit hingga Hari ke-29, dibandingkan dengan 14,1% pasien yang diobati dengan plasebo yang dirawat di rumah sakit atau meninggal,” demikian pernyataan tertulis Merck dilansir dari situs RTE (Raidió Teilifís Éireann), (2/10/2021).

Sebanyak 775 pasien yang terpapar virus COVID-19 gejala ringan hingga sedang terlibat dalam uji klinis fase ketiga Molnupiravir. Pasien diharuskan meminum Molnupiravir setiap 12 jam sekali selama lima hari berturut-turut.

CEO Merck, Robert Davis mengatakan, jika telah mendapat izin maka Molnupiravir akan menjadi obat antivirus oral pertama untuk mengobati COVID-19. Merck tengah bersaing dengan Pfizer dan Roche dalam mengembangkan pil antivirus yang mudah digunakan. 

“Ini akan mengubah dialog seputar cara mengelola Covid-19,” ujar Davis dikutip dari situs RTE (Raidió Teilifís Éireann), (2/10/2021).

Perusahaan mengatakan bahwa Molnupiravir efektif melawan semua varian virus COVID-19 termasuk varian Delta yang dianggap paling tinggi tingkat penularannya. Merck telah teken kontrak dengan pemerintah Amerika Serikat untuk memasok 1,7 juta Molnupiravir dengan harga US$700.

Lebih lanjut, pihak Merck juga telah sepakat untuk memberikan lisensi Molnupiravir kepada beberapa perusahaan farmasi yang berbasis di India. Hal ini dilakukan agar bisa memasok obat tersebut ke negara-negara dengan penghasilan menengah ke bawah.

,

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »