kantor FDA
0 0
Read Time:1 Minute, 53 Second
kantor FDA
kantor FDA

OBATDIGITAL – Sebelum membolehkan vaksin booster COVID-19, beberapa pejabat di Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) sempat bersitegang soal perlu tidaknya vaksin booster itu.

Rupanya ini berbuntut panjang, dua pakar vaksin FDA memilih mundur. Akhir bulan lalu, Direktur OVRR Marion Gruber, Ph.D. dan Wakil Direktur Phillip Krause, M.D., mengatakan mereka akan meninggalkan agensi pada musim gugur ini. Para pejabat akan meninggalkan FDA masing-masing pada akhir Oktober dan November mendatang. Diduga keduanya tidak setuju adanya vaksin booster.

Ini tentu menghambat kerja FDA sehingga FDA menunjuk Peter Marks, direktur Pusat Evaluasi dan Penelitian Biologis badan tersebut, telah mengambil alih kantor vaksin FDA atas dasar tindakan. Marks mengatakan dia segera menjadikan dirinya penjabat direktur Kantor Penelitian dan Peninjauan Vaksin FDA (OVRR) untuk membantu “memastikan transisi yang mulus.”

Seorang juru bicara FDA mengatakan Marks akan memfasilitasi transisi yang mulus dan memastikan bahwa pekerjaan vaksin penting yang dilakukan tim untuk mengakhiri pandemi COVID-19.

Dalam sebuah artikel di The Lancet, kedua pejabat FDA yang mundur menulis bahwa data tentang penguat COVID-19 adalah “awal dan sulit untuk ditafsirkan.”

Sebelumnya Panel komite penasihat FDA memberikan suara bulat mendukung booster Pfizer COVID-19 untuk orang berusia 65 tahun ke atas, ditambah mereka yang memiliki faktor risiko seperti diabetes dan obesitas. Dalam pemungutan suara terpisah, komite mendukung booster Pfizer untuk petugas kesehatan dan orang lain dalam pekerjaan berisiko tinggi.

Sementara itu, penasihat vaksin Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memilih booster untuk orang tua dan individu berisiko tinggi, tetapi tidak untuk orang yang dapat terpapar COVID-19 di tempat kerja.

Direktur CDC Rochelle Walensky, kemudian menolaknya dan mendukung booster Pfizer COVID-19 berdasarkan pekerjaan.

Setelah itu, Presiden Joe Biden mengatakan bahwa sekitar 60 juta orang yang menerima suntikan Pfizer akan memenuhi syarat untuk mendapatkan booster. Presiden sendiri menerima dosis booster minggu ini.

FDA mungkin kehilangan dua suara penting tentang vaksin, tetapi Marks telah menjadi bagian penting dari AS’ tanggap pandemi dan dianggap lebih dari memenuhi syarat untuk posisi direktur pelaksana OVRR. Di awal krisis COVID-19, dia “sangat terlibat dalam dorongan awal untuk membantu memulai beberapa penelitian vaksin yang perlu dilakukan,” kata Marks dalam sebuah wawancara dengan Fierce Pharma Oktober lalu. Idenya akhirnya menjadi program federal bernilai miliaran dolar Operation Warp Speed ​​yang menghasilkan vaksin yang berhasil.

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »