kantor pusat Pfizer
0 0
Read Time:1 Minute, 46 Second
Albert Bourla CEO Pfizer
Albert Bourla CEO Pfizer

OBATDIGITAL – Pandemi COVID-19 yang telah berlangsung selama hampir 2 tahun sejak 2020 lalu membawa berbagai dampak dan juga prediksi. CEO Pfizer, Albert Bourla, memprediksi bahwa pandemi akan berakhir setahun lagi.

Pimpinan perusahaan farmasi asal New York, Amerika Serikat tersebut menyatakan, pandemi COVID-19 akan segera berlalu. Meskipun terjadi peningkatan kasus di sejumlah negara dan dampak ekonomi signifikan yang ditimbulkan, dirinya meyakini bahwa pandemi akan segera berakhir.”Saya setuju bahwa dalam setahun, saya pikir kita akan bisa kembali ke kehidupan normal. Saya tidak berpikir ini berarti varian tidak akan terus datang, dan saya tidak berpikir ini berarti kita harus bisa menjalani hidup kita tanpa vaksinasi,” ujar Bourla dikutip dari situs Best Life, (27/9/2021). Lebih lanjut Bourla menjelaskan bahwa virus COVID-19 itu kemungkinan akan terus bermutasi dan menjadi musuh berkelanjutan. Dampak positifnya, masyarakat dinilai lama-kelamaan akan menjadi terbiasa. “Skenario yang paling mungkin bagi saya—karena virusnya menyebar ke seluruh dunia—adalah kita akan terus melihat varian baru yang keluar, dan juga kita akan memiliki vaksin yang akan bertahan setidaknya satu tahun,” imbuhnya.Senada dengan Bourla, CEO perusahaan bioteknologi dan produsen vaksin Moderna, Stéphane Bancel, mengatakan bahwa perusahaannya dapat memenuhi kebutuhan vaksin dalam beberapa bulan mendatang. Ia juga berasumsi kehidupan akan kembali normal dalam waktu setahun karena adanya adaptasi tubuh walau masih ada banyak orang yang enggan divaksinasi. “Mulai hari ini, dalam setahun, saya berasumsi. Yang tidak divaksin akan mengimunisasi diri secara alami, karena varian Delta sangat menular. Dengan cara ini, kita akan berada dalam situasi yang mirip dengan flu,” tutur Bancel. Selain itu, Bourla mengungkapkan solusi lain yang dapat membantu mengatasi pandemi. Salah satunya, uji coba pediatrik yang memperlihatkan dosis vaksin COVID-19 buatan Pfizer terbukti aman dan efektif pada anak-anak usia 5 hingga 11 tahun. Saat ini, pihak perusahaan masih menunggu persetujuan penggunaan dari Food and Drug Administration (FDA).”Saya pikir kami akan segera mengirimkan data ini. Ini soal hitungan hari, bukan minggu. Maka terserah FDA untuk dapat meninjau data dan sampai pada kesimpulan mereka dan menyetujuinya atau tidak. Jika mereka menyetujuinya, kami akan siap dengan manufaktur kami untuk memberikan formulasi vaksin ini,” tutup Bourla.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »