kantor Regeneron
0 0
Read Time:1 Minute, 30 Second

OBATDIGITAL – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi telah memasukkan dua obat antibodi untuk menangani pasien COVID-19 produksi Regeneron. Dua obat besutan perusahaan farmasi asal New York, Amerika Serikat tersebut adalah Casirivimab dan Imdevimab.

Meski begitu, WHO menambahkan catatan untuk menurunkan harga obatnya dan meminta agar distribusi lebih merata. WHO melakukan rekomendasi bersyarat penggunaan obat Casirivimab dan Imdevimab pada dua jenis pasien.

Pertama, untuk pasien COVID-19 yang tidak sakit parah namun berisiko tinggi dirawat di rumah sakit. Kedua, pasien COVID-19 dengan kasus parah dan tidak ada antibodi.Kepala Perawatan Klinis WHO, Dr. Janet Diaz, mengatakan bahwa kedua obat antibodi tersebut menjadi terobosan besar dalam perawatan pasien COVID-19.

Pasalnya, ini adalah rekomendasi pertama WHO bagi pasien gejala ringan hingga sedang, yang juga dapat mengurangi kebutuhan rawat inap bagi pasien berisiko tinggi.

“Memberi mereka antibodi tambahan ini tampaknya menunjukkan efek. Dan apa efeknya? Penurunan angka kematian,” papar Diaz dikutip dari situs berita resmi United Nations (24/9/2021).Rekomendasi WHO tersebut berdasarkan pada penelitian di Inggris pada bulan Juni 2021 lalu.

Sebanyak 9.000 pasien yang terlibat dalam penelitian dengan terapi obat Casirivimab dan Imdevimab terbukti mengurangi risiko kematian, khususnya bagi pasien rawat inap yang sistem kekebalannya tidak dapat menghasilkan respon.

Sebelumnya, pengobatan antibodi tersebut sudah ada sejak beberapa dekade silam untuk mengobati berbagai penyakit lain, di antaranya kanker. Kelas obat ini disebut antibodi monoklonal yang cara kerjanya meniru antibodi alami yang diproduksi dalam tubuh manusia agar bisa melawan infeksi.

Roche, produsen obat ternama yang berbasis di Swiss saat ini tengah bekerja sama sama dengan Regeneron untuk memproduksi terapi obat antibodi tersebut. Ke depan, Diaz mengatakan produksi obat harus bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat di seluruh dunia.

“Kami tahu bahwa manfaat penyelamatan jiwa dan manfaat bagi pasien dengan COVID-19 adalah signifikan dan memerlukan tindakan,” tutup Diaz.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »