0 0
Read Time:1 Minute, 54 Second

OBATDIGITAL – Otot jantung yang rusak dan gangguan kelistrikan jantung bisa diperbaiki dengan radioterapi. Studi baru dari Fakultas Kedokteran Universitas Washington di St. Louis, Amerika Serikat, menunjukkan hal tersebut. Sehingga tak perlu dilakukan tindakan operasi.

Menurut studi itu, radiasi meningkatkan aritmia dengan cara lain.

Selama ini, dalam prosedur invasif itu—ablasi kateter—sebuah kateter dimasukkan ke dalam jantung, dan jaringan yang memicu irama jantung tidak teratur yang mengancam jiwa—takikardia ventrikel—dibakar, menciptakan bekas luka yang menghalangi sinyal yang salah.

Nah dengan cara tindakan operasi bisa ditinggalkan. Studi baru, menunjukkan bahwa terapi radiasi non-invasif yang biasanya digunakan untuk mengobati kanker dapat memprogram ulang sel otot jantung ke keadaan yang lebih muda dan mungkin lebih sehat, memperbaiki masalah listrik di dalam sel itu sendiri tanpa memerlukan jaringan parut untuk memblokir sirkuit yang terlalu aktif.

Studi ini juga menunjukkan bahwa efek pemrograman ulang seluler yang sama dapat dicapai dengan dosis radiasi yang lebih rendah, membuka pintu bagi kemungkinan penggunaan yang lebih luas untuk terapi radiasi pada berbagai jenis aritmia jantung.

Studi yang muncul di jurnal Nature Communications dan dikutip oleh Medical Xpress (24/9/2021), menunjukkan pada tahun 2017 bahwa terapi radiasi yang biasanya disediakan untuk pengobatan kanker dapat diarahkan ke jantung untuk mengobati takikardia ventrikel.

Secara teori, terapi radiasi dapat mereproduksi jaringan parut yang biasanya dibuat melalui ablasi kateter tetapi dengan prosedur yang jauh lebih singkat dan benar-benar non-invasif, membuat perawatan tersedia untuk pasien yang sakit parah.

Anehnya, para dokter menemukan bahwa pasien mengalami perbaikan besar dalam aritmia mereka beberapa hari sampai minggu setelah terapi radiasi, jauh lebih cepat daripada bulan yang dibutuhkan jaringan parut untuk terbentuk setelah terapi radiasi, menunjukkan bahwa dosis tunggal radiasi mengurangi aritmia tanpa membentuk. jaringan parut.

Data menunjukkan bahwa pengobatan radiasi bekerja dengan baik, jika tidak lebih baik, daripada ablasi kateter untuk pasien tertentu dengan takikardia ventrikel tetapi dengan cara yang berbeda dan tidak diketahui.

“Secara tradisional, ablasi kateter menciptakan jaringan parut untuk memblokir sirkuit listrik yang menyebabkan takikardia ventrikel,” kata penulis senior dan ahli jantung Profesor Stacey L. Rentschler, ketua tim peneliti.

“Untuk membantu kami memahami apakah hal yang sama terjadi dengan terapi radiasi, beberapa pasien pertama yang menjalani pengobatan baru ini memberi kami izin untuk mempelajari jaringan jantung mereka—setelah transplantasi jantung atau jika mereka meninggal karena alasan lain, misalnya,” sambungnya.

About Post Author

obatdigital

Obat Digital adalah startup yang menampilkan beberapa informasi seputar industri farmasi berikut bisnisnya, baik obat-obatan, herbal, vaksin, alat kesehatan. Situs web ini didirikan agar pengunjung lebih melek soal perkembangan dunia medis dan pemanfaatannya.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By obatdigital

Obat Digital adalah startup yang menampilkan beberapa informasi seputar industri farmasi berikut bisnisnya, baik obat-obatan, herbal, vaksin, alat kesehatan. Situs web ini didirikan agar pengunjung lebih melek soal perkembangan dunia medis dan pemanfaatannya.

Translate »