0 0
Read Time:1 Minute, 46 Second

OBATDIGITAL – Perusahaan bioteknologi asal Prancis-Amerika, Amolyt Pharma, baru saja mendapatkan kucuran dana untuk obat peptida. Obat peptida yang sedang digodok ini diberi modal US$ 80 juta, guna mendalami lebih lanjut obat-obatan penyakit endokrin langka dan hipoparatiroidisme.

CEO Amolyt Pharma, Thierry Abribat, mengatakan bahwa perusahaan ini merupakan biotek ketiga yang Ia dirikan. Dua perusahaan biotek sebelumnya telah diakuisisi oleh perusahaan Big Pharma yang berbasis di Amerika Serikat. Dirinya menyatakan bahwa Amolyt Pharma akan fokus di bidang endokrin khususnya untuk melebarkan sayap usaha waralaba.

“Kami sangat fokus di bidang endokrin karena visi jangka panjangnya adalah portofolio ini bisa menjadi waralaba. Karena kami bekerja dengan ahli endokrin, di beberapa titik ketika produk pertama mencapai persetujuan, kami dapat mengkomersialkannya dan memiliki produk lanjutan yang dikomersialkan oleh komersial Fase IV yang sama,” jelas Abribat dilansir dari situs Endpoints News, (16/9/2021).

Saat ini, perusahaan akan fokus pada pengembangan obat peptida untuk mengobati penyakit endokrin. Hal ini guna mengatasi kekurangan atau kelebihan hormon yang bisa dikontrol dengan penggunaan peptida. 

Proyek utama Amolyt Pharma, yang disebut AZP-3601 merupakan percobaan obat hormon paratiroid. Pasien yang memiliki kondisi hipoparatiroidisme akan mengalami penurunan kadar kalsium yang rendah dalam darah, dan AZP-3601 bekerja dengan menargetkan reseptor spesifik untuk membuat kadar kalsium kembali normal.

“Biasanya, mereka yang berurusan dengan penyakit ini mengonsumsi suplemen sepanjang hari, pengobatan simtomatik yang dapat bekerja untuk waktu yang singkat tetapi seiring waktu menyebabkan kadar kalsium melonjak,” kata Abribat. 

Amolyt Pharma berharap dapat mengobati penyakit pasien tanpa membuat mereka ketergantungan mengonsumsi suplemen kalsium, dan menyebabkan efek samping meningkatnya kadar kalsium dalam darah. Bahkan, sebagian pasien juga mengalami masalah ginjal akibat penumpukan kadar kalsium dalam urin. 

Pihak perusahaan telah mengumpulkan data berdasarkan studi dosis ganda pada sukarelawan yang sehat. Hasilnya, kadar kalsium dalam serum dapat distabilkan dengan mengonsumsi obat AZP-3601 ini. Amolyt Pharma telah mendaftarkan uji coba pasien dengan hipoparatiroidisme, dan datanya bisa dipublikasikan pada pertengahan tahun 2022 mendatang. 

Selain penelitian obat AZP-3601 tersebut, Amolyt Pharma juga bekerja sama dengan perusahaan biofarma asal Jepang, Peptidream. Sejak awal bulan September 2021, kedua belah pihak telah melisensikan berbagai obat reseptor hormon. 

About Post Author

obatdigital

Obat Digital adalah startup yang menampilkan beberapa informasi seputar industri farmasi berikut bisnisnya, baik obat-obatan, herbal, vaksin, alat kesehatan. Situs web ini didirikan agar pengunjung lebih melek soal perkembangan dunia medis dan pemanfaatannya.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By obatdigital

Obat Digital adalah startup yang menampilkan beberapa informasi seputar industri farmasi berikut bisnisnya, baik obat-obatan, herbal, vaksin, alat kesehatan. Situs web ini didirikan agar pengunjung lebih melek soal perkembangan dunia medis dan pemanfaatannya.

Translate »