pelajar cuci tangan
0 0
Read Time:1 Minute, 37 Second
pelajar cuci tangan
pelajar cuci tangan di sekolah pada masa COVID-19

OBATDIGITAL – Banyak orang tua dan masyarakat mengawatirkan tentang kesehatan anak-anak yang akan menjalani sekolah tatap muka di masa pandemi COVID-19. Mereka kawatir anaknya bakal tertular virus penyebab COVID-19 varian Delta. Maklum varian ini telah memakan korban jiwa cukup banyak.

Namun studi terbaru menunjukkan bahwa hanya sedikit anak-anak yang dirawat di rumah sakit karena terpapar varian Delta. Sebagian besar justru terpapar varian lain, seperti Alfa dan Beta. Itu dibuktikan lewat studi yang dikerjakan peneliti dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat yang dilakukan dari 1 Maret 2020 hingga 14 Agustus 2021.

Hasilnya menunjukkan bahwa rawat inap mingguan anak-anak berusia 0-17 berada pada titik terendah antara 12 Juni dan 3 Juli, pada 0,3 per 100.000, sebelum naik menjadi 1,4 per 100.000 pada pekan yang berakhir 14 Agustus—peningkatan 4,7 kali lipat.

Rawat inap anak mencapai puncaknya sepanjang masa 1,5 per 100.000 dalam minggu menjelang 9 Januari, ketika AS mengalami gelombang musim dingin yang didorong oleh varian Alpha.

Konsisten dengan penelitian sebelumnya, anak-anak berusia 12-17 dan 0-4 tahun berisiko lebih tinggi dirawat di rumah sakit COVID dibandingkan mereka yang berusia 5-11 tahun.

Periset menemukan 3.116 catatan riwayat anak yang dirawat di rumah sakit sebelum adanya varianDelta. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan 64 kasus rawat inap anak-anak selama periode Delta.

Namun demikian periset juga mencatat bahwa vaksinasi pada anak-anak memberikan manfaat perlindungan dari risiko terpapar.

Dalam pemeriksaan antara 20 Juni dan 31 Juli 2021, dari 68 remaja yang dirawat di rumah sakit dengan COVID-19, 59 di antaranya belum atau tidak divaksin. Hanya lima remaja yang divaksinasi sebagian, dan empat divaksinasi penuh.

Ini berarti mereka yang tidak divaksinasi 10,1 kali lebih mungkin dirawat di rumah sakit dibandingkan dengan yang divaksinasi. Jadi dari studi itu disimpulkan bahwa anak yang divaksin ada kemungkinan kecil dirawat karena infeksi COVID-19.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Translate »