Pemeriksaan jantung dengan EKG
0 0
Read Time:2 Minute, 16 Second
penderita jantung
penderita jantung

OBATDIGITAL – Siapa sangka, ternyata makan kacang kenari bisa membantu turunkan kolesterol serta menekan risiko penyakit kardiovaskular. Sebuah penelitian terbaru yang disponsori California Walnut Commission, Amerika Serikat, ungkap fakta seputar kebiasaan mengonsumsi kacang kenari atau yang populer disebut walnut.

Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Circulation American Heart Association, secara khusus meneliti partisipan yang rutin mengonsumsi kacang kenari selama 2 tahun dapat mempengaruhi kadar kolesterol. Hasilnya, rutin mengonsumsi kacang kenari ternyata dapat menurunkan kadar kolesterol LDL (low-density lipoprotein) atau kolesterol jahat dalam tubuh. 

Lebih lanjut, para peneliti juga menemukan bahwa mengonsumsi kacang kenari secara rutin dapat mengurangi jumlah partikel LDL total dan partikel LDL kecil yang dapat menyebabkan penimbunan lemak di pembuluh arteri, yang disebut juga aterosklerosis. Ini merupakan penemuan yang membuat peneliti optimis bahwa kadar kolesterol sangat mungkin dikendalikan melalui asupan makanan yang mengandung zat tertentu. 

Direktur Lipid Clinic di Endocrinology and Nutrition Service of the Hospital Clínic of Barcelona di Spanyol, Dr. Emilio Ros, menjelaskan bahwa penelitian terkait konsumsi kacang kenari dan kaitannya dengan kadar kolesterol dalam darah sudah dilakukannya selama bertahun-tahun. Hasilnya sangat positif, yakni terjadinya penurunan kolesterol, peningkatan fungsi endotel, penurunan tekanan darah, serta adanya efek anti-inflamasi.

“Kenari memiliki komposisi nutrisi dan bioaktif yang optimal, termasuk asam alfa-linolenat dalam jumlah yang cukup besar, asam lemak omega-3 nabati, kandungan polifenol tertinggi dari semua kacang-kacangan, dan fitomelatonin,” jelas Ros dilansir dari situs Medical News Today, (2/9/2021).

Penelitian ini dilakukan dengan metode pengujian kadar kolesterol peserta, serta menganalisis konsentrasi dan ukuran lipoprotein dengan spektroskopi resonansi magnetik nuklir. Selama penelitian, peserta yang mengonsumsi kacang kenari terbukti kadar kolesterol LDL turun hingga rata-rata 4,3 miligram per desiliter (mg/dl) dan kolesterol total turun hingga 8,5 mg/dl.

“Makan kacang kenari secara teratur akan menurunkan kolesterol LDL Anda dan meningkatkan kualitas partikel LDL, menjadikannya kurang aterogenik (kurang rentan untuk memasuki dinding arteri dan membangun aterosklerosis, dasar penyakit kardiovaskular), dan ini akan terjadi tanpa penambahan berat badan yang tidak diinginkan meskipun kandungan lemak kenari yang tinggi (lemak nabati yang sehat),” imbuh Ros.

Namun demikian, tetap tidak boleh berlebihan dalam mengonsumsi kacang kenari. Ahli Jantung Intervensi di MemorialCare Heart & Vascular Institute di Orange Coast Medical Center di Fountain Valley, California, Amerika Serikat, Sanjiv Patel mengatakan, untuk mengonsumsi kacang kenari tidak lebih dari segenggam per hari. 

Selain itu, bagi orang dengan risiko tinggi penyakit jantung atau telah mengidap penyakit jantung, tetap tidak boleh menggantikan obat statin dengan kacang kenari. Mereka harus tetap mengonsumsi obat statin secara rutin.

“Jadi orang-orang yang memiliki risiko penyakit jantung yang signifikan atau sudah memiliki penyakit jantung sebaiknya tidak mengganti kacang dengan statin. Selain itu, mereka dapat mengambil kacang untuk menambah manfaat tetapi tidak menggantinya,” ujar Patel.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »