0 0
Read Time:2 Minute, 11 Second
ilustrasi obat
ilisutrasi obat

OBATDIGITAL – Codivir selama ini dikenal sebagai obat anti virus HIV (human immunodeficiency virus)-1. Khasiat obat itu pada awalnya ditemukan ilmuwan Universitas Ibrani di Israel.

Namun setelah diteliti, Code Pharma, perusahaan farmasi asal Belanda, menemukan bahwa peptida pada Codivir memiliki efek antivirus langsung terhadap SARS-CoV-2 (severe acute respiratory syndrome corona virus type-2), virus corona baru yang menyebabkan COVID-19.

Studi in-vitro yang dilakukan di laboratorium penelitian virologi Inggris, Virology Research Services di London kemudian menunjukkan aktivitas antivirus yang kuat terhadap SARS-CoV-2 dan virus RNA (ribo nucleic acid) lainnya.

Selanjutnya, uji klinis Codivir fase I pada pasien dengan COVID-19 disetujui di Brasil oleh Komisi Etika Riset Nasional (CONEP). Percobaan dilakukan di Casa de Saúde – Rumah Sakit Vera Cruz di São Paulo, Brasil, dengan Dr Florentino Cardoso sebagai peneliti utama.

Hasil studinya, seperti dilansir dalam rilisnya yang diterima OBATDIGITAL (1/9/2021), menunjukkan bahwa Codivir memiliki profil keamanan yang tinggi sementara secara signifikan menekan replikasi virus di sebagian besar pasien yang dinilai sepenuhnya dengan efek antivirus yang dicatat sedini tiga hari.

Semua pasien pulih dengan cepat setelah pengobatan dengan Codivir dan tidak menunjukkan tanda-tanda efek samping yang sering dikaitkan dengan infeksi COVID-19. Naskah yang menjelaskan hasil ini telah dikirimkan ke jurnal peer-review.

Dr Yotam Kolben dan Dr Asa Kesler, dari Departemen Kedokteran di Hadassah Medical Center, yang merupakan penulis utama makalah tersebut mengatakan bahwa uji praklinis, dan hasil uji klinis mendukung keamanan pemberian Codivir pada manusia dan menyarankan efek anti-COVID-19 yang signifikan.

“Menggunakan obat anti-virus langsung membawa potensi untuk meningkatkan terapi saat ini yang tersedia untuk COVID-19,” kata mereka dalam laporan risetnya.

Hasil ini menunjukkan bahwa obat tersebut dapat digunakan untuk mengobati pasien COVID-19 yang menderita pada berbagai tingkat keparahan. Karena efek antivirus langsungnya, Codivir mungkin memiliki efek menguntungkan yang serupa pada virus RNA lain, seperti influenza.

Setelah studi fase I yang sukses, perusahaan sekarang memulai studi terkontrol double-blind fase II, yang akan dilakukan di Spanyol, Brasil, Afrika Selatan, dan Israel, dengan kelompok yang lebih besar.

Mengingat pandemi global yang sedang berlangsung, Code Pharma telah mengajukan permintaan persetujuan darurat ke beberapa negara. Untuk menjawab permintaan yang diharapkan, perusahaan sedang mempersiapkan produksi massal Codivir di berbagai situs di seluruh dunia.

“‘Codivir’ memiliki profil keamanan yang sangat baik dan efek antivirus yang sangat mengesankan, baik dalam kondisi laboratorium maupun dalam uji klinis fase I pada manusia. Kami sangat menantikan hasil studi double-blind menggunakan Codivir. Ini mungkin merupakan terobosan dalam bidang terapi antivirus untuk pasien COVID-19,” pungkas Prof Shlomo L. Maayan, Direktur divisi Penyakit Menular di Barzilai Medical Center di Ashkelon.

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »