kantor Moderna
0 0
Read Time:59 Second
penumpang di Jepang di saat pandemi COVID-19
penumpang di Jepang di saat pandemi COVID-19

OBATDIGITAL – Kontaminasi vaksin COVID-19 buatan Moderna belum usai. Kementerian Kesehatan Jepang mengabarkan bahwa ada dua warganya tewas susai divaksin COVID-19 yang kemudian ditangguhkan itu. Dalam pernyataan hari Sabtu (28/8/2021), pihaknya kini tengah menyelidiki penyebabnya. “Hubungan sebab akibat dengan vaksinasi belum diketahui,” bunyi pernyataan tersebut.

Dalam Fierce Pharma (28/8/2021), kedua pria yang tewas tadi berusia 30 dan 38 tahun. Mereka meninggal usai mendapat suntikan dosis kedua. Sebelum meninggalnya keduanya mengalami demam. Dalam pernyataan tersebut, keduanya tidak memiliki alergi dan kondisi kesehatan baik.

Seperti diketahui, sebanyak 1,63 juta dosis vaksin Moderna COVID, yang dilaporkan telah dikirim ke lebih dari 800 pusat vaksinasi di seluruh Jepang.

Takeda, yang bertanggung jawab atas penjualan dan distribusi suntikan Moderna di Jepang, mengatakan menerima laporan dari beberapa pusat vaksinasi bahwa “zat asing” telah ditemukan di dalam botol yang belum dibuka.

Sekitar 44% populasi Jepang telah divaksinasi penuh, ketika negara itu memerangi lonjakan rekor kasus virus yang didorong oleh varian Delta yang lebih menular.

Lebih dari 15.700 orang telah meninggal karena COVID-19 di negara itu, dan sebagian besar Jepang berada di bawah pembatasan virus yang ketat.

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »