0 0
Read Time:1 Minute, 52 Second
ilustrasi vaksinasi
ilustrasi vaksinasi

Peringkat: 1 dari 5.

OBATDIGITAL – Ketidakyakinan banyak orang akan vaksin yang digunakan bisa mencegah penularan virus COVID-19 varian Delta, membuat banyak orang ingin mendapatkan vaksin booster. Beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Thailand, dan bahkan Indonesia, sudah buru-buru menvaksinasi sejumlah tenaga kesehatan dengan vaksin Moderna sebagai vaksin booster.

Amerika Serikat misalnya, Presiden Joe Biden sudah bersiap-siap pada bulan September nanti memerintahkan agar warga-warnya divaksinasi booster. Maklum belakangan ini terjadi lonjakan luar biasa pada warga Paman Sam, termasuk yang sudah divaksin dua kali.

Namun demikian untuk memastikan Biden masih menunggu restu Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA). Menurut rencana, pemerintah setempat akan memakai vaksin booster buatan Pfizer-BioNTech yang sudah mengajukan ijin ke FDA.

Karuan, langkah pemerintah AS telah menimbulkan pertanyaan tentang tidak hanya proses ilmiah, tetapi juga moralitas pemberian vaksin tambahan, mengingat sebagian besar dunia masih belum divaksinasi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis (19/8/2021), menyatakan bahwa data saat ini tidak mendukung kebutuhan akan booster. Orang yang tidak divaksinasi di negara-negara miskin harus diprioritaskan untuk mendapatkan dosis pertama mereka sebelum mereka yang berada di negara maju mendapatkan dosis ketiga.

“Kami berencana untuk membagikan jaket pelampung tambahan kepada orang-orang yang sudah memiliki jaket pelampung, sementara kami membiarkan orang lain tenggelam,” kata Michael Ryan, Kepala Kedaruratan di WHO.

“Beberapa negara kaya menimbun vaksin, mereka mengolok-olok kesetaraan vaksin,” ujar Direktur WHO di Afrika, Matshidiso Moeti menimpali.

Namun protes itu dibantah oleh Washington, Direktur Pusat Pencegahand an Pengendalian Penyakit (CDC) mengatakan bahwa AS akan memproduksi 100 juta booster dan tak melupakan pengiriman 200 juta vaksin ke negara-negara miskin.

“Saya tidak berpikir itu pilihan dalam hal apakah kita harus memilih satu atau yang lain,” kata Walensky. “Kami akan melakukan keduanya dan kami telah melakukan keduanya.”

AS tidak sendirian. Israel mulai memberikan booster tiga minggu lalu. Jerman, Inggris, dan Prancis akan memulai peluncuran booster mereka bulan depan.

Sementara itu, di Indonesia vaksinasi booster sudah diberikan kepada tenaga kesehatan. Bahkan di DKI Jakarta, sudah ada tawaran vaksinasi booster kepada masyarakat umum. Padahal di banyak daerah masih belum mendapat vaksin yang memadai. Sepertinya beberapa orang dan daerah berlomba mendapatkan vaksin booster untuk menghindari serangan varian Delta, sementara di beberapa daerah lain susah payah dan harus bersabar menunggu pasokan vaksin dua dosis. Sungguh menyediahkan.

Peringkat: 1 dari 5.

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »