Pemeriksaan COVID-19 dengan swab test
0 0
Read Time:1 Minute, 26 Second
Pemeriksaan COVID-19 dengan swab test
Pemeriksaan COVID-19 dengan swab test

OBATDIGITAL – Perintah Presiden Joko Widodo langsung direspon dengan cepat oleh Kementerian Kesehatan. Direktur Jendral Pelayanan Kesehatan Abdul Kadir mengumumkan bahwa mulai 17 Agustus 2021 tidak lagi Rp900.000, tetapi sudah turun jadi Rp495.000 untuk Jawa-Bali dan non-Jawa-Bali Rp525.000.

Dalam jumpa pers secara virtual yang digelar Senin (16/8/2021), Abdul menjelaskan bahwa pengawasan terhadap harga tersebut akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan setempat. Begitu pula ancaman sanksi yang diberikan kepada pelanggar ketentuan tersebut. Kementerian Kesehatan tidak memberikan sanksi karena terbentur oleh otonomi daerah, dimana urusan kesehatan diserahkan kepada kabupaten/kota masing-masng.

“Tentunya kita harapkan bahwa kita semua mengikuti, mempunyai niat yang baik untuk mengikuti aturan ini, sehingga demikian kewenangan untuk memberikan sanksi itu diberikan kepada Dinas Kesehatan kabupaten dan kota masing-masing,” ujarnya.

Reaksi cepat Kemenkes sempat mengundang tanda tanya, misalnya mengapa itu dilakukan setelah ada perintah Jokowi. Mengenai hal itu, Abdul Kadir berdalih harga tinggi karena waktu membelinya masih memakai harga yang masih tinggi itu.”Bukan cuma reagennya saja, tetapi harga barang habis pakainya juga masih mengacu pada tahap awal-awal terjadinya pandemi, seperti masker dan baju hazmat,” katanya.

Penurunan harga ini perlu disambut gembira, dan diharapkan masyarakat langsung menggunakan tes PCR begitu menemukan gejala-gejala yang menjurus ke COVID-19. Sekarang yang masih ditunggu, apakah penurunan harga tes PCR bakal diiringi oleh penurunan harga tes swab antigen yang kini masih pada kisaran Rp150.000. Semestinya dengan berkurangnya kasus COVID-19, dan berkurangnya orang yang tes, harga tes antigen juga turun di bawah angka itu.

Hal lain yang juga ditunggu, apakah dengan harga yang lebih murah itu juga diiringi dengan kecepatan hasil pemeriksaan tidak lebih dari 1 hari dengan tingkat akurasi yang lebih baik?

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »