anak minum susu
0 0
Read Time:2 Minute, 9 Second

OBATDIGITAL – Anak perlu pemenuhan nutrisi yang cukup untuk tumbuh kembangnya. Namun, di masa pandemi COVID-19 ini, banyak anak yang tidak memiliki akses pemenuhan nutrisi yang memadai.

Data dari United Nations Children’s Fund (UNICEF) tahun 2020 menunjukkan, 9 dari 10 anak di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan akses nutrisi dan pendidikan. Padahal, hal tersebut merupakan hak anak yang wajib terpenuhi.

Pemerhati Anak dan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi yang akrab disapa Kak Seto, menegaskan bahwa hak anak, termasuk di antaranya hak hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan, serta hak partisipasi harus diperhatikan oleh semua pihak, tidak hanya orang tua saja.

“Melindungi anak, mendidik anak, perlu kita semua bekerja sama. Apakah itu pemenuhan gizi supaya tidak ada stunting, mengatasi kendala anak yang belajar daring; 13% anak Indonesia depresi karena belajar daring, itu termasuk kekerasan kepada anak atas nama pendidikan. Anak harus sehat dan merasa bahagia,” ujar Kak Seto pada acara peluncuran virtual “#AyoTunjukTangan Bersama 2 Juta Bunda Majukan Indonesia” SGM Eksplor, (16/8/2021).

Lalu, apa saja nutrisi yang tepat diberikan kepada anak agar tumbuh kembangnya optimal? Dikutip dari Zee News India, (15/8/2021) asupan nutrisi sangat krusial bagi anak karena akan menentukan pertumbuhan fisik dan mentalnya. Salah satu komponen terpenting dalam nutrisi anak yaitu protein, yang akan memperkuat pertumbuhan jaringan otot, kulit, dan tulang. Anak-anak membutuhkan lebih banyak protein dibandingkan orang dewasa.

Chief Marketing Officer E-Commerce ZeoNutra, Yashna Garg, menjelaskan bahwa anak-anak setidaknya memerlukan 13 gram hingga 34 gram asupan protein setiap harinya. Protein yang dikonsumsi tergantung rentang usia anak.

“Seperti yang disarankan oleh National Academies of Science, anak-anak usia 1-3 tahun harus mendapatkan setidaknya 13 gram sehari, anak-anak berusia 4-8 tahun harus mendapatkan setidaknya 19 gram sehari dan anak-anak berusia 9-13 tahun harus mendapatkan setidaknya 34 gram sehari,” jelas Garg dilansir dari Zee News India, (15/8/2021).

Garg menyarankan beberapa hal yang harus dilakukan orang tua untuk memenuhi nutrisi anak. Di antaranya memberikan makanan yang kaya akan lemak baik, serta mengurangi konsumsi gula berlebih.

“Cobalah untuk menambahkan buah zaitun, kacang-kacangan, alpukat dan makanan laut yang menyediakan asam lemak esensial dan vitamin E,” imbuh Garg.

Selain nutrisi, yang tidak kalah penting yakni aktivitas fisik yang akan membantu penyerapan gizi dalam tubuh anak. Garg menyarankan orang tua untuk mengajak anak melakukan berbagai hobi seperti bersepeda, berenang, menari, dan kegiatan olahraga lainnya yang akan membantu pertumbuhan fisik dan mental anak.

Tak lupa membatasi penggunaan gawai elektronik yang berpotensi menghambat perkembangan otak anak. Perbanyak aktivitas yang dapat mengasah otak untuk meningkatkan kemampuan kognitif, seperti membaca buku.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »