Gejala kanker kulir
0 0
Read Time:1 Minute, 58 Second

OBATDIGITAL – Ada harapan baru bagi penderita kanker kulit. Baru-baru ini muncul penemuan gel topikal mengandung obat Remetinostat yang bisa mengobati kanker kulit. Hasil uji klinis tersebut diterbitkan dalam jurnal Clinical Cancer Research.

Karsinoma sel basal memiliki peluang bertahan hidup yang sangat baik jika diketahui lebih awal. Biasanya diobati dengan pembedahan yang dapat menimbulkan implikasi kesehatan akut dan kronis, sehingga para peneliti berharap menemukan strategi pengobatan baru untuk mengurangi risiko efek samping.

Associate Professor of Dermatology di Stanford University California, Kavita Sarin, MD, PhD menuturkan, operasi bagi penderita kanker kulit memang efektif untuk menghilangkan sel tumor basal. Tetapi, risikonya dapat menyebabkan jaringan parut dan menimbulkan infeksi atau pendarahan.

“Selain itu, individu yang mengembangkan banyak tumor dapat menjalani operasi berulang yang menyebabkan kelelahan bedah yang parah, ketidaknyamanan, dan cacat,” jelas Sarin dikutip dari Forbes (9/8/2021).

Remetinostat yang terkandung dalam gel yang diteliti adalah sejenis obat yang disebut Histone Deacetylase Inhibitor (HDACi), bekerja dengan memblokir proses yang memungkinkan sel kanker membelah. HDACi adalah kelas obat kanker yang menjanjikan dan sedang diselidiki untuk mengobati beberapa jenis kanker yang berbeda, tetapi ketika diberikan kepada orang-orang secara sistemik, mereka dapat menyebabkan banyak toksisitas dan efek samping. Namun, dengan mengoleskan obat secara topikal dalam bentuk gel, para peneliti berharap dapat menghindari efek samping sistemik ini.

Gel tersebut diuji pada 30 orang dengan karsinoma sel basal, dengan beberapa orang memiliki beberapa tumor kulit. Peserta uji coba mengoleskan gel ke tumor mereka tiga kali sehari selama total enam minggu dan setelah ini, tumor yang tersisa diangkat dengan operasi dan dianalisis oleh para peneliti untuk menilai efektivitas pengobatan.

Dari 33 tumor yang dianalisis, lebih dari dua pertiga menunjukkan respons terhadap gel, sekitar setengah dari tumor benar-benar menghilang. Rata-rata, diameter tumor yang diukur menurun 62% dan tidak ada pasien yang melaporkan efek samping yang signifikan.

“Sementara penelitian lebih lanjut diperlukan, hasil kami menunjukkan bahwa remetinostat bisa menjadi alternatif yang aman dan menjanjikan untuk perawatan bedah karsinoma sel basal karena tingginya tingkat respons lengkap yang kami amati,” imbuh Sarin.

Meskipun pengobatan dengan gel ini cukup menjanjikan, Sarin mengatakan cara terbaik untuk memerangi karsinoma sel basal adalah dengan menghindari perkembangannya sejak awal. Ini artinya melakukan beberapa tindakan pencegahan yang dapat berimplikasi jangka panjang.

“Intervensi sederhana seperti tabir surya, topi bertepi lebar, pakaian pelindung matahari dan menghindari sinar matahari langsung sangat efektif dalam mengurangi risiko Anda terkena kanker sel basal,” kata Sarin.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »