Kanker payudara
0 0
Read Time:1 Minute, 11 Second

OBATDIGITAL – Jika pasien kanker yang menjalani pengobatan tetapi kemudian positif terpapar COVID-19, disarankan untuk menunda pengobatan antikanker terutama karena cenderung berdampak buruk pada kekebalan pasien.

Pandemi Covid-19 dan penguncian (lockdown) telah memengaruhi kehidupan kita dengan cara yang tidak pernah kita bayangkan. Sementara semua orang telah terpengaruh dalam beberapa cara, mereka yang memiliki penyakit penyerta, seperti pasien kanker, dan keluarga mereka mengalami kesulitan.

“Ketakutan akan rentan tertular virus yang dapat menyebabkan komplikasi telah menjadi penyebab kekhawatiran bagi pasien serta pengasuh mereka,” kata Dr Deepak Jha dalam situs berita indianexpress.com (6/8/2021).

Mengutip sebuah penelitian yang diterbitkan di Lancet Oncology, pakar tersebut menambahkan bahwa pasien dengan riwayat kanker memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi seperti “masuk ICU atau bahkan kematian jika mereka tertular virus Covid-19”.

Hal ini terutama karena sistem kekebalan pasien kanker dalam keadaan terganggu yang membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi.

Jha lalu menyarankan untuk segera hubungi rumah sakit terdekat atau ahli onkologi untuk mendapatkan informasi terbaru tentang ketersediaan tempat tidur dan prosedur yang diperlukan untuk masuk.

Kemudian, jika tengah menjalani isolasi mandiri di rumah, periksa tingkat saturasi oksigen secara rutin.

Begitu sudah berada tahap pemulihan, konsultasikan dengan ahli onkologi untuk menemukan jadwal yang sesuai untuk memulai kembali perawatan.

“Karena pengobatan tepat waktu sangat penting untuk kanker, pastikan Anda tidak menunda pengobatan melebihi batas. Lakukan pemeriksaan darah lengkap dan CT dada untuk memastikan Anda dapat bertahan dari pengobatan kanker,” kata Dr Jha.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Translate »