0 0
Read Time:1 Minute, 48 Second

OBATDIGITAL – Penggunaan obat herbal saat pandemi COVID-19 bisa dikatakan mengalami peningkatan dibanding sebelumnya. Fenomena ini menjadi inspirasi mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Mereka membuat inovasi produk yang dapat meredakan batuk, yaitu permen Anticorona. Permen ini diharapkan bisa menjadi salah satu alternatif untuk meredakan gejala batuk-batuk saat terpapar COVID-19.

Awalnya, ide tersebut muncul ketika salah seorang dari sekelompok mahasiswa memakan bawang merah saat mengalami gejala COVID-19. Karena rasanya yang kurang enak dan bau yang menyengat, dia kesulitan mengonsumsi bawang merah dalam bentuk utuh. Namun setelah rutin mengonsumsi bawang merah, gejala COVID-19 yang dialami pun lekas sirna.

Ketua Tim Mahasiswa Farmasi UMP, Risti Ainun Nisa mengatakan, ide ini muncul agar penderita COVID-19 tidak kesulitan mengonsumsi bawang merah. Beberapa bahan utama yang digunakan untuk membuat permen Anticorona ini antara lain bawang merah, madu, daun mint, dan gula.

“Saat ini ada beberapa permen yang sudah kami buat. Ada yang memiliki rasa mint, lemon, dan yang murni rasa bawang. Ke depan, kami akan terus berinovasi agar permen anticorona yang kami buat bisa memiliki beberapa varian,” tutur Risti dilansir dari Republika, (4/8/2021).

Sementara itu, Dosen Pembimbing Tim Mahasiswa Farmasi UMP Dr. Indri Hapsari M.Si., Apt., mengatakan, pembuatan permen Anticorona berbahan dasar bawang merah yang diekstraksi, lalu dicampur dengan madu kemudian diberi perisa lemon atau peppermint. Permen Anticorona ini merupakan singkatan dari Anticough from Onion.

Berdasarkan penelitian, bawang merah memang bermanfaat untuk meredakan batuk karena kandungan allicin yang berfungsi sebagai antibakteri. Ternyata, wawasan masyarakat tentang pengobatan herbal sudah tidak asing lagi dengan khasiat bawang merah untuk meredakan batuk atau rasa gatal di tenggorokan.

”Mereka mengkonsumsi bawang merah pada saat batuk dengan ditumbuk, kemudian dimakan langsung atau diambil airnya untuk diminum. Tapi karena rasa dan baunya yang tidak enak, banyak orang enggan memanfaatkan obat herbal ini. Adanya bahan tambahan seperti madu, juga akan menambah manfaat permen bawang merah bagi yang yang mengonsumsinya. Kami menjamin, permen bawang merah yang dibuat mahasiswa UMP ini tidak menggunakan bahan pengawet,” jelas Indri.

Lebih lanjut Indri menuturkan, permen Anticorona yang dibuat mahasiswa Farmasi UMP ini diminati masyarakat. Sudah banyak yang memesan permen Anticorona, termasuk di beberapa apotek kawasan Banyumas, Jawa Tengah.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »