overweight female in sportswear practicing high cobra pose
0 0
Read Time:1 Minute, 23 Second

OBATDIGITAL- Sampai sekarang remaja di Indonesia masih menghadapi masalah gizi, di antaranya kelebihan berat badan atau obesitas. Jumlahnya pun terus meningkat. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasa (Riskesdas) 2018, persentase obesitas pada remaja menjadi 31,0%, dibandingkan angka obesitas pada hasil Riskesdas 2014 yang hanya 26,6%.

Ketua Human Nutrition Research Center (HNRC) IMERI Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Rina Agustina menuturkan, salah satu persoalan obesitas pada remaja yakni kurangnya aktivitas fisik dan pola makan yang tidak teratur. Hal ini memicu penambahan berat badan.

“Kami perlu melakukan penelitian terhadap remaja muda. Tentunya mengenai gaya hidup yang kerap mengonsumsi makanan siap saji. Selain itu, dipengaruhi kesenjangan sosial, persepsi bentuk tubuh, dan menikah muda. Ini penting sekali untuk diperhatikan,” katanya dalam Temu Media FK UI “Masalah Gizi pada Remaja di Indonesia: Pelajaran dan Langkah Ke Depan”,  Jumat (30/07/2021).

Permasalahan gizi remaja kerap diabaikan. Dengan dalih ingin menurunkan berat badan, terkadang remaja malah melakukan diet yang berdampak pada kekurangan gizi. Oleh karena itu, dalam penelitiannya, Rina tidak hanya mengamati dari aspek biomedis tetapi juga psikososial. Perlu ditekankan, untuk mengurangi berat badan, remaja perlu sehat secara mental dan terpenuhi asupan gizinya.

“Kalau mereka tetap makanan berlemak, tidak mampu mengatasi kelebihan berat badan. Mengetengahkan gizi seimbang. Intervensi gizi lainnya yang efektif. Banyak sekali yang dilihat,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Chief Nutrition UNICEF  Jee Hyun Rah pun menuturkan, pandemi COVID-19 berpengaruh terhadap kelebihan berat badan. Pasalnya, sebagian besar remaja mengurangi aktivitas fisik. Intensitas terbesar yakni jalan sehat. Sedangkan kegiatan jogging dan senam mengalami penurunan.

“Remaja merupakan masa depan bangsa. Saat ini, hampir lebih dari 15% kelompok usia 13-18 tahun berpotensi mengalami kelebihan berat badan,” ujarnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Annisa

Translate »