vaksinasi lansia drive thru di Bogor
0 0
Read Time:1 Minute, 6 Second

OBATDIGITAL– Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan berupaya mengamankan stok obat terapi COVID-19 dengan mendatangkan obat impor, salah satunya Gammaraas. Saat ini, terdapat 30 ribu vial Gammaraas yang berasal dari China.

“Kita juga mencari obat yang namanya Gammaraas. Itu merek dagang dari kategori obat yang dikenal dengan grup IV IG ini produksinya ada di Cina. Kita juga membutuhkan cukup banyak dan sekarang kita sudah bisa mendatangkan sekitar 30 ribu vial,” ujar Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono,

Gammaraas merupakan obat injeksi yang mengandung immunoglobulin human intravena sebesar 5%. Sebelumnya, obat ini dikhususkan untuk pasien dengan indikasi imunodefisiensi primer. Pemberian gammaraas termasuk dalam terapi intravenous immunoglobulin (IVIG) yang ditujukan pada pasien COVID-19 bergejala berat.

“Gammaraas merupakan produk turunan plasma yang dapat memberikan kekebalan pasif terhadap berbagai patogen. Pemberian gammaraas bertujuan agar pasien memiliki antibodi untuk menangani infeksi di tubuh,” ucap Konsultan penyakit tropik dan infeksi RSCM, dokter Erni Juwita Nelwan, dilansir dari CNN Indonesia, Jumat (23/07/2021).

Erni juga menegaskan, pemberian obat Gammaraas harus melalui pengawasan dokter. Terutama mengenai dosis dan lama penggunaan yang disesuaikan dengan kondisi tubuh pasien.

Gammaraas tidak termasuk pedoman tatalaksana pengobatan COVID-19 dan memiliki efek samping seperti mual, demam, dan sakit kepala. Selain itu, Gammaraas juga tidak direkomendasikan untuk pasien COVID-19 yang memiliki penyakit penyerta diabetes, hipertensi, jantung, gagal ginjal, dan pembekuan darah.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Annisa

Translate »