Kantor Roche
0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

OBATDIGITAL – Industri farmasi asal Swiss, Roche, meluncurkan antibody cocktail Ronapreve yang diklaim dapat mengobati pasien COVID-19 gejala ringan hingga sedang. Ronapreve sebelumnya telah digunakan di berbagai negara, salah satunya di Amerika Serikat.

Ronapreve merupakan campuran dua antibodi monoklonal yakni casirivimab dan imdevimab. Dua antibodi ini membantu merawat pasien COVID-19 dengan gejala ringan dan sedang. Terapi antibodi COVID-19 Roche tersebut menarik perhatian dengan menunjukkan aktivitas penetralan terhadap varian strain yang dianggap sebagai penyebab utama memburuknya fase pandemi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat dan Institut Kesehatan Nasional merekomendasikan Ronapreve untuk merawat pasien yang terinfeksi varian COVID-19. Selain itu, Komisi Eropa juga memasukkan Ronapreve dalam empat terapi menjanjikan.

Baca: FDA Setujui Obat Rematik Buatan Roche Untuk Terapi COVID-19

Beberapa negara lain seperti India, Swiss, dan Kanada juga telah menyetujui perawatan dengan menggunakan Ronapreve untuk sementara atau untuk penggunaan darurat selain Amerika Serikat dan Uni Eropa, namun Jepang menjadi satu-satunya negara yang secara resmi memberikan otorisasi.

Chief Medical Officer (CMO) Roche, Levi Garraway mengatakan, izin penggunaan Ronapreve akan membawa harapan baru khususnya bagi pasien Jepang untuk bisa mengakses pilihan terapi yang signifikan.

“Ronapreve meningkatkan kelangsungan hidup pasien COVID-19 yang tidak dirawat di rumah sakit dengan risiko tinggi dengan mengurangi rawat inap dan kematian, dan studi praklinis telah menunjukkan obat untuk mempertahankan efek terhadap varian baru, termasuk strain Delta,” jelas Garraway dilansir dari situs KBR (Korea Biomed) (22/7/2021).

Baca: Riset Obat Avigan Fujifilm untuk COVID-19, Masuki Tahap Uji Coba Fase 3

Jepang menyetujui Ronapreve berdasarkan hasil uji klinis fase 3 REGN-COV 2067 global yang menargetkan pasien COVID-19 yang tidak dirawat di rumah sakit dengan risiko tinggi, serta studi fase 1 yang mengevaluasi keamanan, tolerabilitas, dan farmakokinetik dalam bahasa Jepang.

Dalam studi REGN-COV 2067, Ronapreve menurunkan risiko rawat inap dan kematian hingga 70 persen dan mempersingkat durasi gejala hingga empat hari. Bahkan berdasarkan hasil analisis non-klinis yang diterbitkan dalam beberapa jurnal global, Ronapreve terbilang manjur mengatasi gejala COVID-19 varian Gamma, Beta, dan Delta. 

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »