0 0
Read Time:1 Minute, 54 Second

OBATDIGITAL – Jamu dan produk herbal buatan Indonesia ternyata banyak diminati di mancanegara, khususnya di Nigeria. Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Lagos meyakini ekspor produk jamu asal Indonesia akan semakin meroket di masa depan.

Kepala Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Kemendag RI, Heriyono Hadi Prasetyo menuturkan, Nigeria termasuk salah satu negara importir jamu terbesar. Sedangkan Indonesia aktif menyuplai produk jamu dan herbal.

“Menurut data Trademap, di Nigeria, Indonesia merupakan salah satu penyuplai produk jamu ke-15. Nigeria merupakan importir jamu terbesar di Kawasan Afrika Barat yang mencapai US$ 1,3 juta di tahun 2020. Semoga tahun ini dan tahun yang akan datang, ekspor herbal ke Nigeria akan semakin meningkat,” ujar Heriyono Hadi Prasetyo, dilansir dari siaran pers Kemendag RI (22/7/2021).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik yang diolah Kemendag, untuk kategori jamu dan suplemen herbal, Indonesia merupakan pengekspor jamu ke-18 di dunia. Total nilai ekspor jamu Indonesia ke dunia pada tahun 2021 mencapai US$ 41,5 juta atau meningkat 10,96 persen dibandingkan tahun 2019. Tren ekspor alat kesehatan Indonesia terus tumbuh sebesar 7,8 persen per tahun dari 2016 hingga 2020.

Dalam Forum Bisnis dan Penjajakan Kesepakatan Dagang yang diselenggarakan ITPC Lagos secara virtual, berbagai eksportir dan produsen produk jamu, suplemen herbal, serta perawatan natural kesehatan untuk pria dan wanita diperkenalkan ke publik. Empat importir produk jamu dan suplemen herbal yang berasal dari kota-kota pusat bisnis Nigeria yaitu Lagos, Kano, dan Enugu juga dihadirkan. Sedangkan dari Indonesia, ITPC Lagos memperkenalkan eksportir jamu dan suplemen herbal dari provinsi Aceh, Bangka Belitung, Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Keunggulan produk jamu dan suplemen herbal Indonesia antara lain karena kualitasnya menggunakan bahan-bahan alami yang sudah lolos uji kelayakan. Selain itu, meski diolah dengan teknologi terkini, resep jamu herbal warisan budaya turun-temurun masih tetap dilestarikan.

“Jamu dan suplemen herbal Indonesia merupakan produk yang sangat dicari masyarakat Nigeria, khususnya Nigeria bagian utara. Kami berharap ke depannya akan semakin banyak lagi UKM produk jamu dan suplemen herbal dari Indonesia yang masuk ke pasar Nigeria dan meningkatkan ekspor Indonesia ke Nigeria, termasuk UKM binaan PPEI,” imbuh Heriyono.

Nigeria menjadi salah satu pasar yang menjanjikan bagi Indonesia, dengan jumlah penduduk saat ini mencapai lebih dari 200 juta jiwa. Mengonsumsi minuman dan makanan herbal juga mulai menjadi kebiasaan masyarakat Nigeria. 

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »