0 0
Read Time:1 Minute, 27 Second

OBATDIGITAL – Perusahaan yang terkenal dengan produk jamu herbal dan kosmetika, PT. Mustika Ratu Tbk luncurkan produk imunomodulator untuk cegah COVID-19. Rangkaian produk tersebut jadi andalan untuk meningkatkan kekebalan tubuh khususnya selama pandemi.

Presiden Direktur Mustika Ratu, Bingar Egidius Situmorang, mengatakan bahwa perusahaan mengkategorikan tiga jenis rangkaian produk. Pertama, produk perawatan preventif untuk mencegah penyakit. Dalam kategori pertama ini ada beberapa produk seperti jamu siap minum, hand sanitizer, pasta gigi, obat kumur antiseptik, serta rangkaian jamu lainnya. Sedangkan kategori produk kedua yakni Herbamuno+ obat herbal yang menggunakan bahan-bahan lokal Nusantara.

“Saat ini untuk Herbamuno+ tengah menjalani persiapan uji klinis di RSDC Wisma Atlet. Produk ini mengandung bahan baku jahe emprit, meniran, sambiloto, akar manis, dan daun jambu mete yang di negara lain sudah terbukti menjadi obat bagi pasien COVID-19,” ujar Bingar Egidius Situmorang dalam diskusi virtual yang dikutip dari Ekonomi.Bisnis.com, (16/7/2021).

Kemudian kategori produk ketiga, berisi rangkaian jamu untuk perawatan pasca penyembuhan. Bingar melanjutkan, ke depan perusahaan masih akan memanfaatkan peluang obat herbal tradisional Indonesia. Pasalnya, saat ini Indonesia menduduki peringkat kedua untuk biodiversitas dengan lebih dari 30.000 tanaman obat serta 40.000 spesies tanaman.

Namun amat disayangkan, Indonesia saat ini menduduki peringkat 19 dalam industri herbal atau obat tradisional di dunia karena nilai ekspornya yang masih tergolong rendah. Peringkat tiga besar masih dikuasai oleh India, China, dan Belanda.

Lebih lanjut Bingar mengatakan, 90 persen obat herbal saat ini menggunakan bahan baku lokal. Hal ini tergolong kontras dengan industri farmasi masih mengandalkan bahan baku impor hingga 90 persen.

“Pandemi juga telah mendorong industri herbal meningkatkan produksinya. Penjualan jamu dan obat herbal diproyeksi akan menyentuh angka Rp 23 triliun pada 2025 yang tentu saja memberi harapan bagi pelaku industri di Indonesia,” tutup Bingar.

About Post Author

Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Dewi Soemanagara

pernah menjadi reporter di sejumlah media

Translate »