0 0
Read Time:52 Second

OBATDIGITAL- Pemerintah membuat program paket obat gratis bagi pasien COVID-19 berasal dari kelompok berpenghasilan rendah. Untuk memperoleh bantuan tersebut, warga disyaratkan menunjukkan hasil positif tes swab PCR.

Kementerian Kesehatan akan bekerja sama dengan Kementerian BUMN dan TNI untuk penyaluran obat pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menuturkan, nantinya terdapat 2.200 dokter yang telah melalui proses rekrutmen Kapuskes TNI.

“Ini alurnya selalu dikoordinasikan dengan Kemenkes,” katanya melalui rilis, Senin (12/07/2021).

PT Kimia Farma (Persero) ditunjuk sebagai penyedia obat, sedangkan Kesehatan Daerah Militer (KESDAM) sebagai distributor obat. Alurnya, Kimia Farma mengamati New All Records (NAR) dan triase gejala pasien. Kemudian berkoordinasi dengan dinas kesehatan.

Babinsa juga turut andil dalam pendistribusian obat dan edukasi. Dilansir dari CNN Indonesia, Senin (12/07/2021), Panglima TNI Hadi Tjahjanto menyatakan kesiapan pihaknya untuk menyusun mekanisme pencatatan, penyaluran, dan sosialisasi obat-obatan tersebut.

“Untuk kecamatan dan desa kami tentu akan terus dengan dokter dan bidan desa untuk edukasi pasien, dan bersama Babinsa juga nanti akan membantu,” ujar Hadi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Annisa

Translate »