Wamenkes Dante Saksono
0 0
Read Time:2 Minute, 36 Second

OBATDIGITAL – Untuk mendukung upaya Indonesia dalam memerangi pandemi COVID-19, Tanoto Foundation akan mendonasikan 500 ton oksigen ke rumah sakit di Indonesia. Sumbangan tersebut diberikan oleh perusahaan pulp dan kertas APRIL Group yang beroperasi di Indonesia, PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP), yang berbasis di Pangkalan Kerinci, Riau. Tanoto Foundation adalah organisasi filantropi independen yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto pada tahun 1981.

Upaya ini dilakukan karena terjadi lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia yang menyebabkan adanya kekurangan oksigen di rumah sakit, terutama untuk pasien dengan gejala serius hingga berat. Kementerian Perindustrian telah berkoordinasi dengan beberapa perusahaan di berbagai industri yang mampu memproduksi oksigen medis untuk meningkatkan pasokan oksigen bagi pasien COVID-19 di Tanah Air.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan apresiasinya kepada Tanoto Foundation dan mitranya PT RAPP, yang telah menetapkan sebagian fasilitas pabrik oksigennya untuk pemutihan pulp untuk memproduksi oksigen medis. Lima ratus ton oksigen akan dikirim dari Pangkalan Kerinci ke Jakarta mulai Jumat, 9 Juli 2021, dalam lima kali pengapalan, masing-masing membawa 100 ton oksigen.

Dr Dante Saksono Harbuwono, Wakil Menteri Kesehatan, menyampaikan apresiasi atas donasi yang diberikan oleh Tanoto Foundation dan APRIL Group. Menurutnya, dengan meningkatnya kasus COVID-19, pemerintah akan membutuhkan lebih banyak oksigen untuk perawatan dan untuk menyelamatkan nyawa.

“Kami berterima kasih kepada Tanoto Foundation dan Grup APRIL yang telah menyediakan oksigen ke rumah sakit kami di Jawa yang merawat pasien dengan gejala serius hingga parah. . Pandemi membutuhkan upaya kolektif dari semua pemangku kepentingan yang ada seperti pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat,” ujar Dante dalam rilisnya yang diterima OBATDIGITAL (13/7/2021).

Sementara itu, Anderson Tanoto, Anggota Dewan Pembina Tanoto Foundation, mengatakan bahwa ketika pihaknya menerima informasi tentang kekurangan oksigen di rumah sakit untuk pasien COVID-19, pihaknya merasa perlu untuk segera merespons dengan melakukan distribusi oksigen yang cepat yang diproduksi oleh PT RAPP ke Jawa. “Distribusinya akan diawasi Kementerian Kesehatan, memastikan rumah sakit yang sangat membutuhkan mendapat pasokan yang dibutuhkan,” kata Anderson.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Kesehatan yang telah memfasilitasi transportasi dan distribusi oksigen dalam waktu kurang dari 36 jam ke Pulau Jawa. Semoga donasi ini dapat mendukung perawatan pasien COVID-19 dan menyelamatkan nyawa yang berharga.”

Data Kementerian Kesehatan mengungkapkan, lonjakan kasus COVID-19 di Tanah Air dalam beberapa pekan terakhir bertepatan dengan peningkatan tajam kebutuhan oksigen medis dari 400 ton per hari menjadi 2.500 ton.

The COVAX vaccination scheme has been hobbled by rich nations snapping up supplies and delays stemming from India, which is the facility’s largest provider. Those roadblocks recently pushed COVAX to bump back its goal of vaccinating 2 billion people by the end of 2021 to the first half of next year. So far, the program has shipped out just 102 million doses. 

But COVAX is confident it can hit its newest goal thanks to recent donations from richer nations, as well as deals with manufacturers, Gavi said. The program’s portfolio of vaccines now totals 11, including those from Moderna, Johnson & Johnson, Pfizer-BioNTech and AstraZeneca. Last month, G7 countries pledged 870 million shots for COVAX distribution.

About Post Author

Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Aries Kelana

Pernah menjadi redaktur kesehatan di sejumlah media cetak nasional dan media online. pernah menjadi pemimpin redaksi di media online nasional, pernah menjadi juri beberapa lomba penulisan jurnalistik, lomba penulisan dokter. Selain itu, pernah menjuarai berbagai lomba penulisan jurnalistik tingkat nasional dan internasional. Menulis buku dan menjadi editor beberapa buku karya dokter.

Translate »