Ibu bersama bayinya
0 0
Read Time:1 Minute, 11 Second

OBATDIGITAL- Perusahaan genomic terbesar Cina, BGI telah mengembangkan tes prenatal untuk jutaan wanita hamil secara global. Tujuannya untuk mendeteksi ada tidakny akemungkinan si bayi akan lahir dan menderita sindroma Down. Dilansir dari Reuters, Kamis (08/07/2021), perusahaan bekerja sama dengan militer China untuk meningkatkan produk bermerek NIFTY.

Sejauh ini lebih dari 8 juta wanita di seluruh dunia telah mengikuti tes pranatal BGI. NIFTY dijual di setidaknya 52 negara, termasuk Inggris, Eropa, Kanada, Australia, Thailand, dan India, tetapi tidak di Amerika Serikat.

Untuk melakukan pengecekan genetik, BGI mengirimkan sampel darah ke laboratoriumnya di Hong Kong.  Terdapat lebih dari 500 data genetik wanita yang berasal dari Eropa dan Asia, juga disimpan di China National GeneBank yang didanai pemerintah di Shenzhen.

Namun, beredar rumor kalau perusahaan China tersebut mengumpulkan data kesehatan untuk dibagikan kepada badan keamanan China. Hal ini langsung disanggah oleh Kementerian Luar Negeri China.

 BGI mengatakan, peralatan pengujian prenatal non-invasif yang dipasarkan oleh perusahaan biotek Tiongkok memiliki fungsi medis yang penting. Perusahaan lain yang menjual tes kehamilan semacam itu juga menggunakan kembali data untuk penelitian.

BGI mulai bekerja dengan rumah sakit militer China untuk mempelajari genom janin pada tahun 2010. Telah dilakukan 12 jenis riset untuk menguji coba dan meningkatkan tes prenatalnya. Rumah Sakit Umum PLA di Beijing dan Universitas Kedokteran Militer Ketiga di Chongqing menjalankan uji klinis pada tes NIFTY pada tahun 2011. Bersama peneliti BGI, mereka melakukan studi terhadap kelainan genetik.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Annisa

Translate »