ilustrasi alzheimer
0 0
Read Time:1 Minute, 1 Second

OBATDIGITAL– Perusahaan Jepang Eisai Co dan mitranya Biogen Inc mengumumkan pada Rabu (23/06/2021), Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyetujui obat Lecanemab untuk pasien Alzheimer ringan.

Dilansir dari Reuters, cara kerja obat ini serupa dengan Biogen’s Aduhelm yang telah mendapatkan izin pada awal bulan ini. Fungsinya, menghilangkan amyloid beta yang menyebabkan kekambuhan. Dengan itu, kondisi pasien berangsur-angsur akan membaik.

Dampak Alzheimer seperti kehilangan memori dapat teratasi. Lecanemab juga sedang dalam tahap riset untuk mengamati Amyloid atau protein abnormal yang biasanya diproduksi di sumsum tulang dan dapat disimpan dalam jaringan atau organ.

Untuk mendaatkan persetujuan dari FDA, Eisai harus melalui proses pendaftaran selama 18 bulan. Setelah itu, FDA baru merekomendasikan obat ini untuk mempercepat pengembangan dan peninjauan obat-obatan untuk kondisi serius atau mengancam jiwa.

Sebelumnya, FDA menyetujui obat baru pertama untuk penyakit Alzheimer, Aduhelm. Obat tersebut diproduksi oleh perusahaan farmasi Biogen  asal Cambridge, Massachusetts, yang juga merupakan hasil kerja sama dengan perusahaan farmasi Eisai Co dari Jepang.

“Ini merupakan momen bersejarah, sudah lebih dari satu dekade menunggu penelitian inovatif penyakit Alzheimer. Kami percaya, obat ini akan mengubah pengobatan untuk penderita Alzheimer dan memacu inovasi berkelanjutan,” ucap CEO Biogen Michel Vounatsos melalui pernyataannya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By Annisa

Translate »