Jumat, April 23, 2021

Jokowi Dukung Vaksin Nusantara, Tapi Harus Penuhi Kaidah Scientific

Presiden Joko Widodo
<--ads1-->

OBATDIGITAL– Presiden Jokowi turut berkomentar seputar polemik mengenai vaksin nusantara yang tenagh diujicoba sebagai vaksin COVID-19. Menurutnya, untuk menghasilkan produk obat dan vaksin yang aman, berkhasiat dan bermutu, pengembang vaksin juga harus mengikuti kaidah-kaidah scientific.

“Kaidah-kaidah keilmuan dan uji klinis harus dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, terbuka, transparan, serta melibatkan banyak ahli,” ujarnya ketika memberikan pernyataan dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (12/3/2021).

Meskipun melalui beragam proses, tetapi pemerintah tetap mendukung pengembangan vaksin nusantara. Terlebih, ini dilakukan sepenuhnya oleh tim ahli yang berasal dari bangsa sendiri. Hanya saja, perlu mengedepankan unsur kehati-hatian supaya aman ketika digunakan.

“Jika semua tahapan sudah dilalui, kita percepat produksi untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri akan vaksin,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito menyatakan, vaksin nusantara belum melalui proses ujicoba pada binatang atau uji praklinis. Berdasarkan alasan tersebut, BPOM belum memberikan Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik (PPUK) Uji Klinis II dan III.

Tantangan yang menimpa, tidak membuat Ketua Tim Pengembang vaksin nusantara Terawan Agus Putranto menyetop penelitiannya. Saat menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI, Rabu (10/3/2021), ia optimistis untuk melanjutkan mengembangkan vaksin nusantara. Menurutnya, vaksin nusantara berbasis sel dendritik aman untuk digunakan. Sel dendritik yaitu sel-sel yang nantinya memproduksi antibodi.

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Translate »