Menkes: Kasus COVID-19 Memang Turun, Bukan Karena Tesnya Kurang

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
<--ads1-->

OBATDIGITAL – Dalam beberapa hari terakhir angka kasus COVID-19 di Indonesia. Bahkan dua hari lalu angkanya mencapai 6.000an kasus, meskipun pada Selasa lalu, kembali naik, meskipun tidak mencapai angka 14.000-an kasus.

Penurunan ini pun mengundang pertanyaan apakah penurunan ini karena testingnya yang berkurang? Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pun memberikan klarifikasi. Dalam jumpa pers secara virtual yang berlangsung Rabu siang (17/2/2021), ia yakin bahwa memang terjadi penurunan kasus konfirmasi kasus COVID-19 dalam dua minggu terakhir.

“Kalau 4 hari terakhir ini sih lebih dikarenakan ada libur panjang imlek. Orang jarang keluar rumah dan pengetesan juga berkurang karena petugasnya juga libur,” ujar Budi Gunadi dalam keterangannya yang diikuti OBATDIGITAL.

Keyakinan Budi Gunadi itu didasarkan pada pengecekan selama dua pekan itu. Ia mengecek jumlah testing yang dilakukan dan kemudian dikonfirmasi dengan pasien yang masuk ke rumah sakit untuk dirawat. “Memang ada penurunan jumlahnya,” katanya.

Ketika ditanya apakah ini dipengaruhi faktor vaksinasi yang sudah berlangsung sejak 13 Januari lalu? Budi menjelaskan bahwa efek vaksinasi terhadap penurunan kasus belum bisa disimpulkan. Ini karena vaksinasi baru dilakukan pada tenaga kesehatan saja.

“Efek vaksinasi tenaga kesehatan baru terlihat dua minggu setelah vaksinasi kedua,” tutupnya. Ia melihat efek vaksinasi akan terlihat bila sudah dilakukan sepenuhnya pada masyarakat umum.