Ini Mekanisme Baru Virus Zika Menulari Janin

<--ads1-->

OBATDIGITAL – Teka-teki virus Zika mulai terjawab pelan-pelan. Sebuah studi praklinis oleh tim peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas South Florida Health (USF Health) Morsani , Amerika Serikat, telah menunjukkan mekanisme baru bagaimana virus Zika dapat menular dari ibu ke anak mereka selama kehamilan – sebuah proses yang dikenal sebagai transmisi vertikal.

Penelitian ini dipimpin oleh Profesor Ozlem Guzeloglu-Kayisli, ahli kebidanan dan ginekologi USF Health, dan Profesor Charles J.Lockwood, MD, dekan Morsani College of Medicine.

Para peneliti menunjukkan, untuk pertama kalinya, bahwa sel-sel khusus yang melapisi rahim (sel desidua ibu) bertindak sebagai reservoir untuk penularan virus yang bergantung pada trimester melalui plasenta. Sel-sel itu memiliki kerentanan janin yang lebih besar terhadap infeksi Zika pada trimester pertama dan untuk kelainan bawaan yang lebih serius yang diamati pada kehamilan awal versus akhir.

Para periset seperti dilansir Science Daily (6/2/2021)juga melaporkan bahwa agen tizoxanide menghambat virus Zika dalam sel desidua ibu yang tumbuh di laboratorium.

Hasil studi tersebut menawarkan janji untuk mencegah penularan perinatal yang dapat menyebabkan malformasi yang merusak dan kerusakan otak pada perkembangan janin dan bayi.

“Jika kita bisa lebih memahami penularan vertikal virus Zika dan berhasil memblokir infeksi pada sel ibu (desidual) di awal kehamilan, virus tidak akan melewati plasenta untuk mencapai janin dan kecil kemungkinannya menyebabkan kelainan yang parah,” kata Guzeloglu-Kayisli, penulis utama makalah, seperti dilansir Science Daily (3 Februari 2021).

Alarm global yang meluas yang disebabkan oleh penyebaran virus Zika yang ditularkan oleh nyamuk di seluruh Amerika pada 2015-2016 menghilang setelah virus tersebut menghilang pada tahun 2017.

Namun, kebangkitan tetap mungkin terjadi di daerah di mana nyamuk Aedes aegypti banyak ditemukan, dan tidak ada pengobatan atau vaksin tersedia untuk infeksi virus Zika.

Sementara sebagian besar orang dewasa yang terinfeksi Zika tidak menunjukkan gejala, virus dapat menyebabkan gejala mirip flu ringan, dan dalam kasus yang jarang terjadi telah dikaitkan dengan sindrom Guillain-Barre.