Geliat Emiten Obat Herbal di Tengah Pandemi

Sido Muncul
Sido Muncul
<--ads1-->

OBATDIGITAL– Selama pandemi COVID-19, masyarakat melakukan beragam cara agar imunitas tubuhnya meningkat. Selain berolahraga, umumnya mereka juga mengonsumsi minuman tradisional yang terbuat dari bahan herbal. Hal ini menyebabkan penjualan sejumlah produk obat herbal mengalami kenaikan.

Produk jamu dan suplemen Sido Muncul menjadi salah satunya. Kinerja Sido Muncul pada kuartal III/2020 menunjukkan angka positif. Bahkan berdasarkan riset perusahaan media monitoring, Isentia, Sido Muncul menjadi topik populer di portal berita online kategori Asia Tenggara.

 “Cukup mengejutkan bahwa pandemi tersebut juga mendorong permintaan obat-obatan herbal. Dipercaya dapat menjaga kesehatan dan melindungi dari virus COVID-19. Apalagi, industri jamu diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan pesat yang dipicu oleh pandemi,” kata Insights Manager Isentia Indonesia, Yudha Prawira, dalam keterangan resmi, Rabu (27/1/2020).

Selama tiga tahun terakhir SIDO menunjukkan peningkatan laba hingga dua digit setiap tahunnya, dengan CAGR sebesar 23%. Sementara itu, laba bersih SIDO bertumbuh 24% di tahun 2018 dan bertumbuh 22% pada 2019. SIDO juga termasuk rajin dalam membagikan dividen. Selama tiga tahun terakhir, rata-rata rasio pembayaran dividen di atas 85% dari laba bersih.

“Bahkan di tengah masa pandemi ini, SIDO masih mencatatkan kinerja yang apik. Berdasarkan laporan keuangan terakhir periode 9 bulan pertama 2020, laba bersih perusahaan naik sebesar 11% yoy (year on year)menjadi Rp 641 miliar,” tuturnya dilansir dari Bisnis.com, Jumat (29/1/2021).