Ibu-Ibu Bergerak, Sosialisasi Penerapan 3M

Kunjungan Menkes Budi Gunadi Sadikin ke rumah sakit
Kunjungan Menkes Budi Gunadi Sadikin ke rumah sakit
<--ads1-->

OBATDIGITAL – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa, Bali, dan Jabodetabek telah dilakukan, tetapi angka kasus COVID-19 masih terus meningkat. Presiden Joko Widodo menyampaikan kalau kebijakan tersebut kurang efektif. Hal ini karena indeks mobilitas di beberapa provinsi tetap tinggi.

Salah satu kendalanya yakni minimnya ketaatan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Masih banyak masyarakat yang tidak konsisten menggunakan masker dan mencuci tangan secara rutin. Selain itu, tak sedikit pula yang mengabaikan larangan untuk berkumpul.

“Saya lihat ini hanya masalah implementasi. Siap dengan cara-cara yang lebih praktis dan sederhana apa sih yang namanya 3 M itu,” ujar Jokowi melalui video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (31/1/2021).

Untuk mengatasi ini, Pemerintah menerapkan cara baru untuk menyosialisasikan tiga perilaku disiplin yang dikenal 3M. Dengan melibatkan peran ibu-ibu diharapkan masyarakat dapat mengubah gaya hidup untuk memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

Dilansir dari rilis Kemenkes, Senin (01/02/2021), Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Kesehatan Ida Budi Gunadi Sadikin menuturkan, ibu rumah tangga maupun anggota organisasi kewanitaan berperan melindungi diri dan keluargannya. Mereka menjadi agent of change dalam penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan 3M.

Ida pun mendapat dukungan dari suaminya yang juga Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Budi mengatakan, nantinya ibu-ibu akan mendisiplinkan keluargannya untuk mematuhi protokol kesehatan.

Kemudian, mengecek siapa saja yang pernah kontak langsung dengan pasien positif COVID-19. Budi memercayai kekuatan emak-emak dalam menekan laju penyebaran virus corona.