Siap-siap Vaksin COVID-19 Johnson&Johnson Bakal Beredar di AS

kantor Johnson & Johnson
kantor Johnson & Johnson
<--ads1-->

OBATDIGITAL – Dua vaksin COVID-19 yang tersedia di Amerika Serikat (AS) yaitu Moderna dan Pfizer terbukti efektif. Namun, sayangnya vaksin itu terdiri dari dua dosis. Tak heran, masyarakat masih menantikan vaksin produksi Johnson & Johnson (J&J) yang hanya diberikan dalam satu dosis.

“Jika vaksin ini terbukti aman dan efektif maka bisa berdampak besar karena J&J berkomitmen memproduksi sekitar satu miliar dosis vaksin. Termasuk setidaknya 100 juta dosis untuk warga AS,” ujar peneliti dari Harvard Medical School yang turut mengembangkan vaksin, Dan Barouch kepada CNN, Senin (26/01/2021).

Berdasarkan hasil uji coba fase pertama dan fase kedua,vaksin COVID-19 bikinan J&J menujukkan hasil menggembirakan karena vaksin mampu merespon kekebalan tubuh pada hampir seluruh penerima vaksin dari beragam usia.

“Dosis tunggal akan memberikan banyak manfaat, terutama menyederhanakan banyak hal. Tentu saja, pertanyaannya, apakah ini akan berhasil?,” ucap Direktur Senior Informa Pharma Intelligence, Michael Haydock.

Saat ini, data uji coba fase tiga menunjukkan keamanan vaksin COVID-19 J&J. Selanjutnya, J&J akan meminta otorisasi penggunaan darurat atau EUA dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).

FDA sedang meninjau data, kemudian menjadwalkan pertemuan dengan Komite Penasihat Vaksin dan Produk Biologi. Setelah itu, staf FDA mempertimbangkan masukan dari komite dan mengevaluasi apakah vaksin tersebut harus disahkan.

Sebelumnya, Pfizer membutuhkan waktu tiga minggu lebih untuk mendapatkan EUA untuk produk vaksinnya. Sedangkan vaksin Moderna, dibutuhkan waktu lebih dari dua minggu.