Berikut Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi Sebelum Vaksin COVID-19

ilustrasi vaksinasi
ilustrasi vaksinasi
<--ads1-->

OBATDIGITAL – Program vaksinasi COVID-19 telah dimulai. Pemerintah pun telah mempersiapkan distribusi vaksin hingga ke pelosok daerah di Indonesia. Diharapkan, 70% penduduk Indonesia mendapatkan vaksin agar mencapai herd immunity.

Meski begitu, imunisasi ini memiliki beberapa persyaratan. Salah satunya, tidak berlaku bagi masyarakat yang pernah positif COVID-19. Alasannya, karena mereka yang pernah terinfeksi virus corona, maka tubuhnya telah memiliki antibodi.

Kemudian, vaksin COVID-19 juga tidak diwajibkan bagi masyarakat di bawah usia 18 tahun dan di atas usia 60 tahun. Selain itu, tidak dianjurkan untuk pasien gangguan jantung, autoimun sistemik, dan penyakit ginjal kronis.  

Hal ini mengingat hasil uji klinik fase III belum melibatkan relawan yang mengidap penyakit komorbid. Dikhawatirkan, dapat menimbulkan efek samping.

Saat imunisasi, tenaga medis akan menanyakan kondisi kesehatan peserta seperti apakah memiliki riwayat penyakit tertentu. Setelah divaksin, peserta pun perlu menunggu selama 30 menit untuk memastikan tidak adanya Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI).  Setelah mendapatkan suntikan pertama, peserta jangan lupa untuk mendapatkan suntikan kedua setelah 14 hari.

Sampai saat ini, sudah ada sekitar 1.370.799 orang yang mendaftar untuk mendapatkan vaksin COVID-19. Bagi yang belum registrasi, masih terdapat kesempatan. 

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, masyarakat dapat memperoleh informasi melalui situs resmi Kemenkes.

“Mereka yang mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 dari Sinovac harus memenuhi kondisi kesehatan yang telah ditetapkan. Bagi mereka yang tidak memenuhi syarat itu, maka tidak bisa mendapatkan suntikan atau ditunda,” ujar Nadia kepada Kompas.com, Senin (25/01/2021).