Hati-hati, Hipertensi Bikin Pikun!

Pemeriksaan tensi
<--ads1-->

OBATDIGITAL – Hipertensi alias penyakit darah tinggi tak cuma bikin penyakit jantung, stroke dan gagal ginjal. Hipertensi juga bisa bikin seorang pikun atau mengalami penurunan kognitif yang lebih cepat. Itu tersurat lewat studi yang dipublikasikan dalam Jurnal Hypertension yang dikutip oleh Pharmacy Times (20/1/2021).

Tekanan darah tinggi didefinisikan sebagai tekanan sistolik 120 mmHg sampai 129 mmHg (angka yang lebih tinggi pada pembacaan) atau lebih besar. Untuk hipertensi, pembacaan tekanan sistolik akan di atas 130 mmHg dan tekanan diastolik (angka bawah) akan menjadi 80 mmHg atau lebih tinggi.

“Kami awalnya mengantisipasi bahwa efek negatif hipertensi pada fungsi kognitif akan lebih kritis ketika hipertensi dimulai pada usia yang lebih muda, namun, hasil kami menunjukkan penurunan kinerja kognitif yang dipercepat, baik hipertensi dimulai pada usia paruh baya atau pada usia yang lebih tua,” kata ketua tim riset, Profesor Sandhi M. Barreto, MD, MSc, PhD, dari Universidade Federal de Minas Gerais di Brasil, dalam siaran pers.

“Kami juga menemukan bahwa mengobati tekanan darah tinggi secara efektif pada usia berapa pun di masa dewasa dapat mengurangi atau mencegah percepatan ini (penurunan kognitif),” tambah Barreto.

Secara kolektif, menurut Barreto, temuan ini menunjukkan bahwa hipertensi perlu dicegah, didiagnosis, dan diobati secara efektif pada orang dewasa dari segala usia untuk mempertahankan fungsi kognitif.

Kesimpulan tersebut didapat setelah periset mengukur tekanan darah dan informasi kesehatan kognitif untuk sekitar 7000 orang dewasa di Brasil yang rata-rata berusia 59 tahun atau lebih.

Tim mengikuti peserta selama kurang lebih 4 tahun sambil menguji memori, kefasihan verbal, dan fungsi eksekutif mereka. Ini termasuk tes pada perhatian, konsentrasi, dan area lain yang terkait dengan pemikiran dan penalaran.

Selama analisis data, para peneliti dalam studi baru mengamati bahwa peserta paruh baya dan lebih tua dengan tekanan darah sistolik antara 121 dan 139 mmHg atau tekanan darah diastolik antara 81 dan 89 mmHg yang tidak mengonsumsi obat antihipertensi memiliki tingkat percepatan penurunan kinerja kognitif.

“Selain manfaat kontrol tekanan darah yang telah terbukti, hasil kami menyoroti pentingnya mendiagnosis dan mengendalikan hipertensi pada pasien dari segala usia untuk mencegah atau memperlambat penurunan kognitif,” sambung Barreto.