Buntut Rusuh Capitol, Sejumlah Industri Farmasi Tunda Donasi Politisi Penolak Hasil Pilpres

Rusuh di Gedung Capitol
Rusuh di Gedung Capitol
<--ads1-->

OBATDIGITAL – Beberapa perusahaan farmasi dan dua kelompok perdagangan industri terkemuka menghentikan sumbangan politik setelah kerusuhan DI Gedung Capitol Amerika Serikat (AS) ketika para wakil rakyat mengesahkan Calon Presiden Joe Biden menjadi Presiden AS.

Mereka bergabung dengan koalisi bisnis yang luas dan terus berkembang yang mengevaluasi kembali donasi dan menolak mendanai politisi yang menolak hasil pemilihan presiden.

Seperti dilansir Fierce Pharma (16/1/2021) Eli Lilly, Johnson & Johnson, Sanofi, dan Horizon adalah di antara perusahaan farmasi yang telah membatalkan donasi kepada beberapa pejabat terpilih atau berhenti untuk mempertimbangkan kembali pendanaan.

Mereka bergabung dengan lusinan perusahaan di seluruh spektrum bisnis — termasuk Amazon, AT&T, Google, Microsoft, Coca-Cola, dan J.P. Morgan — yang telah menghentikan donasi sepenuhnya atau memutuskan hubungan dengan kandidat tertentu karena klaim palsu mereka atas penipuan pemilu.

Lilly membatalkan semua “pemberian politik kepada mereka yang menentang sertifikasi hasil pemilu 2020”. Komite aksi politiknya, LillyPAC, mensyaratkan bahwa catatan kandidat yang didukungnya konsisten dengan nilai-nilai Lilly.

“Sementara kami mendukung kandidat dari kedua partai dengan berbagai pandangan politik, kami mengharapkan setiap kandidat yang kami dukung untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang-orang dan menghormati proses dan institusi demokrasi kami,” kata pernyataan itu.

“Ini tentu saja mencakup siapa saja yang mempromosikan kekerasan atau hasutan. yang berkontribusi pada peristiwa mengerikan pada 6 Januari atau yang terus mendukung kekerasan untuk mengganggu transfer kekuasaan secara damai yang menjadi dasar demokrasi kita. “

Sanofi tidak berkontribusi untuk calon presiden, tetapi PAC-nya telah memilih untuk menghentikan pendanaan anggota Kongres yang menolah hasil pemilihan presiden.

“Mengingat kejadian yang belum pernah terjadi sebelumnya di Capitol AS pekan lalu, Dewan Direksi PAC AS Sanofi telah memberikan suara bulat untuk menghentikan kontribusi kepada Anggota Kongres yang keberatan dengan sertifikasi pemilu 2020,” kata seorang juru bicara Sanofi dalam email.

Sanofi akan terus mempertimbangkan semua faktor yang relevan sehubungan dengan keputusan kontribusi di masa depan, katanya.

CEO Horizon Tim Walbert mengatakan bahwa pihaknya menangguhkan semua kontribusi kepada pejabat yang menolak hasil pemilihan presiden, menambahkan perusahaan akan melanjutkan donasi bipartisan yang sesuai dengan prioritas Horizon.

J&J juga mengevaluasi kembali pemberiannya dan mengatakan, “Sehubungan dengan peristiwa Rabu lalu, kami meninjau dan mengevaluasi kebijakan dan kriteria pemberian politik kami.”

Pimpinan dan CEO J&J Alex Gorsky minggu lalu mengeluarkan pernyataan segera setelah kerusuhan mengungkapkan kekecewaannya pada “serangan terhadap apa yang negara kita perjuangkan sejak didirikan: pemilihan yang bebas, adil dan damai.”