Siapa Bilang Merokok Cegah COVID-19? Ini Jawabannya

Merokok Rentan terinfeksi COVID
Merokok Rentan terinfeksi COVID
<--ads1-->

OBATDIGITAL – Belum lama ini muncul berita bahwa merokok bisa menurunkan risiko penyakit CoVID-19. Isu ini sempat dipercaya orang, karena asap rokok yang dihisap di tenggorokan bisa mematikan virus Corona, penyebab COVID-19.

Namun hal dibantah. Studi teranyar merokok justru meningkatkan risiko penyakit COVID-19 dan risiko rawat inap yang lebih besar dibandingkan dengan non-perokok. Itu menurut studi yang dipublikasikan di Thorax, yang dikutip Pharmacy Times (14/1/2021).

Studi itu mengumpulkan data yang didapat dengan menggunakan Aplikasi Studi Gejala COVID ZOE antara 24 Maret 2020 dan April 2020. Dari partisipan, 11% adalah perokok, lebih rendah dari proporsi perokok di populasi keseluruhan di Inggris Raya yang sebesar 14,7%.

Hasil riset tersebut menjumpai bahwa perokok lebih dari 14% lebih mungkin mengembangkan tiga serangkai gejala yang menunjukkan diagnosis COVID-19: demam, batuk terus-menerus, dan sesak napas.

Meskipun lebih dari sepertiga perokok melaporkan tidak merasa sehat secara fisik selama masa penelitian, perokok saat ini juga lebih cenderung memiliki beban gejala yang lebih tinggi daripada non-perokok.

Selain itu, perokok 29% lebih mungkin melaporkan lebih dari 5 gejala yang terkait dengan COVID-19 dan 50% lebih mungkin melaporkan lebih dari 10 gejala. Perokok yang dites positif COVID-19 juga dua kali lebih mungkin dirawat di rumah sakit daripada pasien yang tidak merokok.

“Analisis kami menunjukkan bahwa merokok meningkatkan kemungkinan seseorang untuk dirawat di rumah sakit, jadi Berhenti merokok adalah salah satu hal yang dapat kami lakukan untuk mengurangi konsekuensi kesehatan dari penyakit, “kata ketua peneliti Claire Steves, PhD, dokter konsultan dan Reader di King’s College London dalam siaran pers.

Menurut peneliti, berhenti merokok harus dimasukkan sebagai salah satu elemen untuk mengatasi COVID-19. Penurunan tingkat merokok juga dapat mengurangi sistem kesehatan dari kondisi terkait merokok lainnya yang menyebabkan rawat inap.