WHO Setujui Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech Buat Digunakan Darurat di Dunia

WHO
WHO
<--ads1-->

OBATDIGITAL – Setelah di beberapa negara vaksin COVID-19 buatan Pfizer-BioNTech digunakan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mulai mengakuinya dan menyetujuinya sebagai vaksin yang bisa digunakan secara darurat di dunia.

Keputusan tersebut dibuat oleh organisasi ksehatan di bawah PBB, setelah jumlah kasus COVID-19 di dunia terus melonjak dan melewati angkat di atas 84 juta.

Seperti dilansir situs resminya, 28/12/2020, daftar Penggunaan Darurat (EUL) WHO membuka pintu bagi negara-negara untuk mempercepat proses persetujuan peraturan mereka sendiri untuk mengimpor dan mengelola vaksin.

Ini juga memungkinkan UNICEF dan Organisasi Kesehatan Pan-Amerika untuk mendapatkan vaksin untuk didistribusikan ke negara-negara yang membutuhkan.

“Ini adalah langkah yang sangat positif untuk memastikan akses global ke vaksin COVID-19. Tetapi saya ingin menekankan perlunya upaya global yang lebih besar untuk mencapai pasokan vaksin yang cukup untuk memenuhi kebutuhan populasi prioritas di mana pun,” kata Dr Mariângela Simão, Asisten Direktur Jenderal WHO untuk Akses ke Obat dan Produk Kesehatan.

“WHO dan mitra kami bekerja siang dan malam untuk mengevaluasi vaksin lain yang telah mencapai standar keamanan dan kemanjuran. Kami mendorong lebih banyak lagi pengembang untuk maju untuk ditinjau dan dinilai. Sangat penting bagi kami untuk mengamankan pasokan penting yang dibutuhkan untuk melayani semua negara di seluruh dunia dan membendung pandemi. “

Pakar regulasi yang dikumpulkan oWHO dari seluruh dunia dan tim WHO sendiri meninjau data tentang keamanan, kemanjuran, dan kualitas vaksin Pfizer / BioNTech sebagai bagian dari analisis risiko-versus-manfaat.

Kajian tersebut menemukan bahwa vaksin tersebut memenuhi kriteria yang harus dimiliki untuk keamanan dan kemanjuran yang ditetapkan oleh WHO, dan bahwa manfaat menggunakan vaksin untuk mengatasi COVID-19 mengimbangi potensi risiko.

Vaksin ini juga sedang ditinjau kebijakannya. Kelompok Penasihat Strategis Ahli Imunisasi (SAGE) WHO akan bersidang pada 5 Januari 2021, untuk merumuskan kebijakan khusus vaksin dan rekomendasi untuk penggunaan produk ini dalam populasi, mengambil dari rekomendasi prioritas populasi SAGE untuk vaksin COVID-19 secara umum, yang diterbitkan di September 2020.

Namun demikian vaksin Pfizer membutuhkan sistem pengamanan yang ketat. Vaksin yang tergolong comirnaty membutuhkan penyimpanan menggunakan rantai yang sangat dingin; itu perlu disimpan pada -60 ° C hingga -90 ° C derajat.

Persyaratan ini membuat vaksin lebih menantang untuk digunakan dalam pengaturan di mana peralatan rantai sangat dingin mungkin tidak tersedia atau dapat diakses dengan andal.

Untuk itu, WHO bekerja untuk mendukung negara-negara dalam menilai rencana pengiriman mereka dan mempersiapkan penggunaan jika memungkinkan.